Calhanoglu Masih Percaya Inter Milan Dapat Jadi Juara

Calhanoglu Masih Percaya Inter Milan Dapat Jadi Juara

Calhanoglu Masih Percaya Inter Milan Dapat Jadi Juara Gelandang Inter Milan yakni Hakan Calhanoglu, mengakui bahwa jarak antara Nerazzurri dengan Napoli di tabel klasemen Serie A memang cukup jauh. Cuma saja Calhanoglu masih percaya dengan kesempatan Inter untuk merengkuh Scudetto pada musim tersebut.

Inter Milan sendiri meraih hasil yang dapat dikatakan cukup mengecewakan pada giornata ke-19 Serie A. Pasalnya ketika mereka menjamu Empoli di San Siro, Selasa (24/1) dini hari WIB, Inter kalah dengan skor tipis 1-0.

Walau kalah, posisi Inter masih tetap berada di peringkat ketiga dengan koleksi sebanyak 37 poin. Tapi mereka sendiri tertinggal sebanyak 13 angka dari Napoli yang masih perkasa di puncak klasemen. Artinya, keadaan tersebut membuat Inter semakin kesulitan untuk mengejar Il Partenopei.

Hakan Calhanoglu sendiri tidak menampik bahwa jarak antara timnya dengan Napoli cukup jauh. Cuma saja bintang asal Turki tersebut mengatakan percaya Nerazzurri masih punya kesempatan untuk menjadi yang terbaik pada musim tersebut.

Baca Juga: Satu Langkah Lagi Napoli Selesaikan Transfer Gollini

“Sikap kami sama seperti di Supercoppa, namun hari ini kami melawan tim kuat yang memainkan sepakbola bagus, dan susah untuk melawan mereka,” ucap Calhanoglu terhadap DAZN.

“Pada akhirnya kami mendapat kartu merah, yang membuat kami semakin sulit untuk menang.”

“Kami kalah dan sekarang kami berjarak 13 poin dari Napoli, itu memang banyak namun kami masih yakin dengan kesempatan itu.”

“Saya minta maaf terhadap para penggemar yang sudah memberi kami motivasi besar, namun kami tak memberikan imbalan apa pun.”

Pada peluang yang sama, Calhanoglu mengomentari kartu merah yang diperoleh oleh Milan Skriniar pada pertandingan tersebut pada menit ke-40.

“Kami selalu menghormati wasit, namun dalam keadaan tersebut  anda dapat pergi dan melihat VAR untuk mengetahui detailnya,” ujarnya melanjutkan.

“Kami menerima keputusan tersebut dan tak ada perdebatan dengan itu,” pungkasnya.

Jelang Pertandingan Kontra Empoli Lazio Sebarkan Pesan Anti Rasisme

Jelang Pertandingan Kontra Empoli Lazio Sebarkan Pesan Anti Rasisme

Jelang Pertandingan Kontra Empoli Lazio Sebarkan Pesan Anti Rasisme Lazio menyebarkan pesan anti rasisme ketika sesi pemanasan menjelang pertandingan melawan Empoli di lanjutan Serie A yang berlangsung pada Minggu (08/01) malam kemarin WIB di Stadio Olimpico. Hal tersebut dilakukan usai para penggemar garis keras mereka terlibat aksi rasisme di pertandingan kontra Lecce di tengah minggu silam.

Menurut kabar yang dilansir Football-Italia mengatakan bahwa Lazio akan memakai kaos istimewa yang berisi pesan anti rasisme ketika pemanasan menjelang pertandingan Serie A melawan Empoli usai Curva Nord ditutup usai nyanyian bernada ofensif.

Biancocelesti dihukum untuk menutup Curva Nord di Stadio Olimpico usai penggemar mereka melakukan tindakan rasis saat ikut melawat di pertandingan melawan Lecce yang berakhir dengan kekalahan tim besutan Maurizio Sarri dengan skor 2-1.

Baca Juga: Rahasia Meraup Kesenangan Versi Gianluca Vialli

Para penggemar tersebut melakukan tindakan rasis yang ditujukan terhadap defender milik Barcelona yakni Samuel Umtiti yang tengah dipinjamkan ke Lecce yang membuatnya berurai air mata. The Aquile tak langsung menerima hukuman yang diberikan dan sempat mengajukan banding dengan menegaskan mereka sudah berulang kali menyuarakan kampanye anti rasisme dan mereka akan melakukannya lagi hari ini dengan memakai kaos istimewa ketika sesi latihan yang bertuliskan: “Kami mencintai sepak bola, kami melawan rasisme.”

Akan tetapi sebuah pernyataan dari ultras Curva Nord mengatakan bahwa masalah tersebut tak akan terselesaikan dan mereka menuduh pihak berwenang di sepak bola munafik seabb melaksanakan Piala Dunia di Qatar dan menolak untuk mengakui kesalahan apapun.