Daftar Pemain yang Didatangkan AC Milan

fikayo

Daftar Pemain yang Didatangkan AC Milan – Pada musim ini, AC Milan resmi mendapatkan 11 pemain baru dengan membelanjakan uang lebih dari 72 juta euro di bursa transfer. Milan dapat menutup musim lalu dengan posisi runner up. Berikut ini adalah daftar pemain Milan yang di borong dari Chelsea

 

Jimmy Greaves

Jimmy Greaves bermain untuk Chelsea selama empat musim pada 1957-1961. Penyerang Inggris ini mencetak 124 gol dari 157 untuk The Blues.

AC Milan kemudian memboyong Greaves pada awal musim 1961/1962. Sayangnya, karier Greaves setelah datang ke San Siro tidak berjalan mulus.

Akibat konflik dengan pelatih Nereo Rocco, dia hanya tampil dalam 13 1aga dengan koleksi 9 gol. Meski torehan golnya cukup apik, Greaves akhirnya kembali ke Inggris dengan bergabung Tottenham pada Desember 1961.

 

Samuele Dalla Bona
Samuele Dalla Bona mengawali karier sepak bola profesionalnya di Inggris bersama Chelsea. Dia bermain di Stamford Bridge selama tiga tahun.

Pada tahun 2002, Dalla Bona memutuskan untuk menerima pinangan Rossoneri. Akan tetapi saat itu dia kesulitan untuk menembus tim inti Milan.

Dalla Bona kemudian lebih sering dipinjamkan ke sesama tim Serie A seperti Bologna, Lecce dan Sampdoria. Dia meninggalkan San Siro pada tahun 2006 dengan bergabung Napoli.

 

Hernan Crespo

Hernan Crespo kurang begitu sukses saat bermain di Chelsea. Posisinya sebagai striker selalu berada di bawah bayang-bayang Didier Drogba.

Chelsea kemudian meminjamkan Crespo ke AC Mlan pada tahun 2004. Bomber Argentina itu menemukan ketajamannya lagi saat bermain di bawah asuhan Carlo Ancelotti.

Crespo hampir membantu Milan meraih Liga Champons setelah kalah dari Liverpool di final. Setelah semusim bermain di Milan, Crespo kembali ke Chelsea dan melanjutkan kariernya di Inter Milan.

 

Andriy Shevchenko
Andriy Shevchenko sempat membuat fans AC Milan sedih ketika hengkang ke Chelsea pada musim panas 2006. Saat itu dia berstatus sebagai pemain idola di San Siro.

Namun, karier Shevchenko di Stamford Bridge tidak begitu sukses. Striker asal Ukraina tersebut gagal menunjukkan ketajamannya seperti saat bermain bersama Rossoneri.

Setelah dua musim di Chelsea, Milan memulangkan Shevchenko dengan status pinjaman pada musim panas 2008. Sayang, kembali ke Italia tak membantu meningkatkan performanya.

Baca Juga :Daftar Pemain Pinjaman AC Milan

 

Michael Essien
Michael Essien meraih kesuksesan besar saat bermain bersama Chelsea. Gelandang asal Ghana tersebut mampu mempersembahkan tujuh trofi, termasuk gelar Premier League serta satu trofi Liga Champions.

Setelah tidak masuk dalam rencana Chelsea, Essien akhirnya dilepas ke AC Milan. Dia dikontrak Rossoneri selama 1,5 tahun pada 27 Januari 2014.

Namun, karier Essien di San Siro tidak terlalu istimewa. Selama 18 bulan di Italia, Essien hanya tampil 22 kali di semua ajang dan tak sekali pun mencetak gol.

 

Fernando Torres
Meski singkat, Fernando Torres pernah menjadi bagian dari AC Milan. Dia bermain bersama Rossoneri di bawah arahan pelatih Filippo Inzaghi.

Kepindahan Torres ke San Siro terjadi pada musim 2014/2015. Ketika itu Torres datang ke Italia dengan status pinjaman selama dua tahun.

Namun, penampilan Torres bersama Milan sangat jauh dari kata memuaskan. Dia hanya mencetak satu gol dari 10 pertandingan sebelum kembali ke Atletico Madrid.

 

Marco van Ginkel
AC Milam meminjam Marco van Ginkel dari Chelsea pada musim 2014/2015. Gelandang asal Belanda itu meninggalkan Stamford Bridge karena ingin mendapatkan kesempatan bermain.

Namun, Van Ginkel kerap dilanda cedera selama berada di San Siro. Alhasil, mantan pemain Stoke City itu hanya mencatatkan 18 pertandingan di semua kompetisi bagi Milan.

Kondisi Van Ginkel yang rentan cedera membuat Milan tak mau mempermanenkannya. Padahal mereka punya opsi untuk membelinya di akhir musim.

 

Mario Pasalic
AC Milan mendatangkan Mario Pasalic dengan status pinjaman dari Chelsea pada musim panas 2016. Pemain asal Kroasia tersebut mampu beradaptasi dengan baik di Italia

Pasalic menjelma menjadi andalan lini tengah Rossoneri. Mantan gelandang Hajduk Split tersebut mencatatkan 27 penampilan dengan torehan lima gol serta satu assist.

Meski tampil gemilang, karier Pasalic bersama Milan cuma berlangsung satu musim. Rossoneri tidak mempermanenkan statusnya sehingga sang pemain harus kembali ke Stamford Bridge pada akhir musim.

 

Fikayo Tomori
Fikayo Tomori bergabung dengan AC Milan dari Chelsea pada bursa transfer Januari 2021. Bek berkebangsaan Inggris itu didatangkan dengan status pinjaman.

Milan sangat terkesan dengan performa Tomori pada musim lalu. Rossoneri kemudian memutuskan untuk mempermanenkan status Tomori pada musim panas ini.

Tomori ditebus Milan dengan biaya yang mencapai 29,2 juta euro. Pemain berusia 23 tahun tersebut dikontrak Rossoneri sampai tahun 2025 mendatang.

 

Olivier Giroud
Olivier Giroud datang ke AC Milan pada bursa transfer musim panas ini. Bomber asal Prancis itu dibeli dari Chelsea cuma seharga 1 juta euro.

Giroud datang ke San Siro pada usia 34 tahun. Namun, Rossoneri tidak ragu menaruhkan kepercayaan penuh kepada sang pemain untuk jadi ujung tombak.

Mantan pemain Arsenal tersebut sudah tampil cukup baik untuk Milan. Dia mengemas dua gol dari dua laga di Serie A sejauh ini.

Tiemoue Bakayoko
Tiemoue Bakayoko menjadi pemain teranyar yang berhasil diboyong AC Milan dari Chelsea. Gelandang asal Prancis tersebut didatangkan dengan status pinjaman.

Ini adalah kedua kalinya Bakayoko berseragam Milan. Pemain berusia 27 tahun tersebut sebelumnya pernah memperkuat Rossoneri pada musim 2018/2019.

Leo Duarte Memiliki Kemungkinan Menjadi The Next Thiago Silva di AC Milan

Leo Duarte Memiliki Kemungkinan Menjadi The Next Thiago Silva di AC Milan

Ligabolaitalia.com – Eks winger AC Milan Serginho mendukung Leo Duarte untuk mengikuti jejak Thiago Silva di San Siro.

Duarte adalah calon bek tengah baru Milan. Ia saat ini masih berstatus sebagai pemain Flamengo.

Namun pada hari Rabu (31/07) ia sudah tiba di Italia. Ia mendarat di Bandara Malpensa.

Di sana ia disambut langsung oleh Serginho. Bek berusia 23 tahun itu kemudian dijadwalkan untuk segera menjalani tes medis.

New Silva

Milan sebelumnya memiliki bek tangguh dalam diri Thiago Silva. Defender yang juga berasal dari Brasil itu memperkuat Rossoneri dari tahun 2009 hingga 2012.

Bek timnas Brasil yang sekarang menjadi pilar PSG itu pernah membawa Rossoneri meraih dua trofi juara; Scudetto dan Supercoppa Italiana. Serginho pun melihat Duarte juga memiliki modal untuk bisa meraih sukses seperti Silva.

Baca Juga : Paulo Dybala Enggan Pindah ke MU Dan Pilih ke Inter Milan

“Ia adalah pemain dengan karakter hebat. Ia baru berusia 23 tahun tetapi ia sudah memainkan banyak permainan untuk Flamengo,” kata pria berusia 48 tahun itu kepada Milan News.

“Ia masih memiliki ruang besar untuk perbaikan. Milan percaya padanya, [kepala tim pemandu bakat] Geoffrey Moncada juga pergi untuk mengawasinya dengan cermat di Brasil. Milan telah melakukan pembelian hebat,” serunya.

“Mari berharap ia adalah Thiago Silva yang baru. Seperti setiap orang Brasil, ia membutuhkan masa adaptasi, tetapi ia memiliki karakteristik untuk berhasil di Italia,” cetus Serginho.

Gangguan Roma

Milan sendiri bukannya tanpa gangguan saat mencoba mendatangkan Duarte. Sebab ada klub Serie A lain yang juga ngiler untuk memakai servisnya.

“Roma juga menginginkannya, tetapi Milan masuk sebelum orang lain. Rossoneri telah mengikutinya setidaknya selama tiga bulan, Moncada mengikutinya dengan cermat,” tuturnya.

“Ia siap untuk Milan. Pelatih akan memutuskan apakah ia jadi starter, tetapi ia memiliki segalanya untuk melakukan begitu banyak hal indah di Milan,” tegas Serginho.

AC Milan sendiri dikabarkan sepakat membeli Leo Duarte dari Flamengo seharga sekitar 11 juta uero. Ia disebut akan meneken kontrak berdurasi lima tahun setelah lulus tes medis.

Dries Mertens Tak Sabar Lawan Incaran Inter Milan

Dries Mertens Tak Sabar Lawan Incaran Inter Milan

Ligabolaitalia.com – Dries Mertens tak sabar lagi ingin melawan incaran raksasa Liga Italia, Inter Milan. Ia ingin Romelu Lukaku segera datang.

Dries Mertens sangat menyambut baik rencana kedatangan striker Manchester United, Romelu Lukaku, ke Inter Milan. Sama-sama memperkuat Timnas Belgia, Mertens tahu betul kemampuan Lukaku diperlukan gelaran Serie A.

Lukaku adalah target teratas Antonio Conte, tapi klub Serie A sejauh ini tidak mampu mencapai kesepakatan dengan United, yang bertahan untuk harga £75.000.000. Conte dilaporkan Mirror berharap Lukaku bisa didapat tepat waktu untuk menghadapi Setan Merah dalam pertandingan ICC pada hari Sabtu.

Striker berusia 26 tahun ini tampaknya tidak menjadi pilihan pertama Ole Gunnar Solskjaer untuk musim baru. Pemain Napoli, Mertens telah menyerukan kepada rekannya untuk segera bergabung dengannya di Serie A.

“Lukaku adalah pemain yang sangat bagus, sudah menjadi salah satu dari lima striker terbaik di Liga Premier,” puji Mertens melalui Sky Sport Italia. “Dia juga masih muda dan bisa belajar banyak di sini. Dia adalah orang yang selalu ingin berkembang, jadi saya yakin dia akan menjadi penandatanganan terbaik untuk Inter.”

Baca Juga : De Ligt Kaget Dengar Kata Sambutan Dari Ronaldo

Inter Milan perlu Romelu Lukaku gantikan Icardi

Kepala Inter Piero Ausilio telah memimpin negosiasi sejauh ini untuk Lukaku tetapi gagal untuk membuat terobosan. Inter hanya membuat tawaran £60.000.000, dengan penawaran lebih lanjut senilai £15.000.000 tergantung pada seberapa sukses pemain.

Inter akan memilih kesepakatan pertukaran pemain untuk Lukaku, atau untuk membayar angsuran, menurut Manchester Evening News. Tapi kubu MU diyakini menginginkan biaya lunas di depan untuk memberikan daya pengeluaran ekstra Solskjaer saat ia memperkuat skuad musim panas ini.

Solskjaer menurunkan penyerang muda Mason Greenwood dan penandatanganan baru Daniel James dalam bentrokan pramusim timnya yang paling baru saat melawan Leeds United. Kedua pemain tersebut dinilai tampil mengesankan disamping penyerang utama, Marcus Rashford.

Conte dianggap masih meraba-raba dengan penundaan rencananya karena tidak termasuk Mauro Icardi dalam skuad perjalanan, menunjukkan bahwa sang pemain bermasalah akan meninggalkan klub musim panas ini. Kedatangan Lukaku akan menjadi harga yang sepadan dari kehilangan Icardi yang memusingkan.

Club Ac Milan Di Kabarkan Naik Peringkat Lima

Club Ac Milan Di Kabarkan Naik Peringkat Lima

Ligabolaitalia.com – Ac milan kali ini sudah sangat membuat pengemarnya bahagia. Di karenakan atas kemenangannya kemarin membuat tim Ac Milan naik ke perigkat lima. Sekarang lawan semakin berat Ac Milan akan berusaha keras agar membawa pulang kemenangan. Berikut ulsan lengkapnya dibawah ini.

Pelatih AC Milan Gennaro Gattuso senang setelah timnya memenangkan kemenangan atas Bologna. Rossoneri menang 2-1 dan memegang kesempatan untuk finis di empat besar. “Kami mendapat poin penting dalam pertandingan melawan Bologna.” Kami bisa mempertahankan harapan kami lolos ke Liga Champions, “kata Gattuso.

“Kami tidak berada dalam kondisi yang bagus. Jadi harus berusaha keras untuk meraih poin maksimal.”

“Para pemain marah kepada saya, karena saya membuat mereka tidak bertemu dengan keluarganya selama lima hari. Jadi saya mint mereka untuk meluapkan kemarahan dalam pertandingan.”

“Kami hanya ingin bermain sederhana dan mengindari kesalahan, itu saja kunci kemenangan AC Milan pada laga tadi,” ungkap Gattuso.

Kemenangan AC Milan atas Bologna membuat mereka naik ke peringkat kelima dengan selisih tiga poin dari Atalanta yang ada di posisi keempat. Rossoneri masih memiliki tiga laga sisa untuk berjuang meraih poin maksimal.

Baca juga : Peluang Besar Tim Arsenal Masuk Final Liga Eropa

Perselisihan dengan Tiemoue Bakayoko
Kemenangan AC Milan atas Bologna diwarnai dengan pertikaian yang terjadi di bangku pemain pengganti Rossoneri. Gattuso sempat bertukar pendapat dengan Tiemoue Bakayoko.

Awalnya, Gattuso meminta Bakoyoko untuk melakukan pemanasan. Namun, pemain tersebut menyikapinya dengn lamban.

Akhirnya, Gattuso memilih untuk memasukkan Jose Mauri untuk menggantikan Lucas Biglia yang mengalami cedera. Hal itu membuat Bakayoko berang.

“Apa yang terjadi di bangku pemain pengganti kami adalah masalah internal AC Milan. Saya akan menyelesaikannya di ruang ganti klub, bukan di depan publik.”

“Kami menggunakan jersey yang terhormat, sudah sepantasnya ia menunjukkan rasa hormat.”

“Seorang pemain boleh saja mengatakan apa pun tentang saya. Namun, mereka harus memiliki rasa hormat untuk rekan setimnya dan menjaga atmosfer di ruang ganti,” ungkap Gattuso.