Daftar Pemain atau Squad Pemain Inter Milan 2018/2019

inter-milan

Daftar Skuad Inter Milan

Liga Bola Italia – Radja Naiggolan akhirnya bergabung dengan Inter Milan yang merupakan salah satu klub raksasa di Italia. Inter Milan memboyong pemain anyer tersebut dari AS Roma dengan harga yang cukup fantastic yakni £34.20m yang diharapkan dapat memperkuat skuad Inter Milan di musim depan ketika kompetisi bergulir.

Inter Milan pada musim lalu tampil cukup gemilang dengan finish di posisi ke 4 Klasemen Liga Italia dan berhak ikut ke kompetisi Liga Champions asalkan klub asal kota San Siri tersebut bisa melewat babak kualifikasi.

Dibawah Asuhan Luciano Spalletti, Inter Milan akan bekerja dan bermain lebih bagus dan lebih gemilang lagi guna memperebutkan gelar Scudeto yang sudah lama tidak pernah dirasakan oleh klub yang berjulukan I Nerazzurri tersebut.

Goalkeeper
46 Tommaso Berni Italy 06/03/1983
93 Raffaele Di Gennaro Italy 03/10/1993
1 Samir Handanovič Slovenia 14/07/1984
27 Daniele Padelli Italy 25/10/1985
Defender
21 Cédric Soares Portugal 31/08/1991
33 Danilo D’Ambrosio Italy 09/09/1988
29 Dalbert Brazil 08/09/1993
6 Stefan de Vrij Netherlands 05/02/1992
23 Miranda Brazil 07/09/1984
13 Andrea Ranocchia Italy 16/02/1988
37 Milan Škriniar Slovakia 11/02/1995
2 Šime Vrsaljko Croatia 10/01/1992
Midfielder
18 Kwadwo Asamoah Ghana 09/12/1988
20 Borja Valero Spain 12/01/1985
77 Marcelo Brozović Croatia 16/11/1992
87 Antonio Candreva Italy 28/02/1987
5 Roberto Gagliardini Italy 07/04/1994
15 João Mário Portugal 19/01/1993
14 Radja Nainggolan Belgium 04/05/1988
44 Ivan Perišić Croatia 02/02/1989
8 Matías Vecino Uruguay 24/08/1991
Forward
11 Keita Baldé Senegal 08/03/1995
9 Mauro Icardi Argentina 19/02/1993
10 Lautaro Martínez Argentina 22/08/1997
16 Matteo Politano Italy 03/08/1993
74 Eddy Salcedo Italy 01/10/2001
Manager
Luciano Spalletti Italy 07/03/1959
Ass. Manager
Marco Domenichini Italy 21/10/1958

Daftar Pemain atau Squad Pemain AC Milan 2018/2019

daftar-pemain-ac-milan-2018-2019

Daftar Skuad AC Milan

Liga Bola ItaliaAC Milan yang musim lalu cuma berada di posisi 6 Klasemen Liga Italia 2017/2018, dan kembali gagal untuk ikut kompetisi di Liga Eropa. Hal ini merupakan kekecewaan yang sangat besar setelah musim lalu melakukan pembelian pemain yang cukup besar, akibat prestasi ini 2 pelatih musim lalu di ganti. Pelatih pertama yang di ganti adalah Cristian Brocchidiganti oleh Vicenzo Montella dan diganti lagi oleh Gennaro Gattuso.

Untuk memperbaiki kinerja menyambut Liga Italia 2018/2019, AC Milan memperbaiki Squad pemain dengan mengikuti bursa transfer pemain dan mendatangkan beberapa pemain bintang yang akan memperkuat skuad AC Milan. serta salah satu gelandang yang paling dinantikan Milan akhirnya tiba di San Siro pada bursa transfer musim dingan yang didatangkan dari FC Porto yakni Krzysztof Piątek

Dengan banyak nya pemain baru serta pemain yang pesiun, terbentulah Daftar Pemain AC Milan yang ada di bawah ini.

Goalkeeper
90 Antonio Donnarumma Italy 07/07/1990
99 Gianluigi Donnarumma Italy 25/02/1999
25 Pepe Reina Spain 31/08/1982
35 Alessandro Plizzari Italy 12/03/2000
Defender
20 Ignazio Abate Italy 12/11/1986
95 Raoul Bellanova Italy 17/05/2000
2 Davide Calabria Italy 06/12/1996
33 Mattia Caldara Italy 05/05/1994
12 Andrea Conti Italy 02/03/1994
93 Diego Laxalt Uruguay 07/02/1993
22 Mateo Musacchio Argentina 26/08/1990
68 Ricardo Rodríguez Switzerland 25/08/1992
13 Alessio Romagnoli Italy 12/01/1995
23 Ivan Strinić Croatia 17/07/1987
17 Cristián Zapata Colombia 30/09/1986
Midfielder
14 Tiemoué Bakayoko France 17/08/1994
16 Andrea Bertolacci Italy 11/01/1991
21 Lucas Biglia Argentina 30/01/1986
5 Giacomo Bonaventura Italy 22/08/1989
94 Marco Brescianini Italy 20/01/2000
10 Hakan Çalhanoğlu Turkey 08/02/1994
79 Franck Kessié Ivory Coast 19/12/1996
39 Lucas Paquetá Brazil 27/08/1997
4 José Mauri Italy 16/05/1996
18 Riccardo Montolivo Italy 18/01/1985
7 Samu Castillejo Spain 18/01/1995
97 Emanuel Torrasi Italy 16/03/1999
Forward
11 Fabio Borini Italy 23/03/1991
63 Patrick Cutrone Italy 03/01/1998
19 Krzysztof Piątek Poland 01/07/1995
8 Suso Spain 19/11/1993
96 Frank Tsadjout Italy 28/07/1999
Manager
Gennaro Gattuso Italy 09/01/1978
Ass. Manager
Luigi Riccio Italy 28/12/1977
Goalkeeper-Coach
Giorgio Bianchi Italy 08/12/1975
Alfredo Magni Italy 30/04/1966

Inter Milan Bangga Atas Ejekkan Suporternya Sendiri

Inter Milan Bangga Atas Ejekkan Suporternya Sendiri

Inter Milan Bangga Atas Ejekkan Suporternya Sendiri – Mengejutkan telah menelan kekalahan di Stadion Giuseppe Meazza, terkait dengan isiden di lapangan anak asuh Luciano Spalletti diejek oleh pendukung sendiri.

Inter kalah 0-1 dari Bologna di Giuseppe Meazza dalam lanjutan Serie A. Kekalahan itu membuat suporter Nerazzurri kesal dan mengejek tim dari tribune setelah peluit panjang dibunyikan.

Hal tersebut tak lepas dari rentetan hasil buruk Inter. Di tiga laga terakhir Serie A, Mauro Icardi dkk. menderita dua kekalahan dan satu hasil imbang tanpa mencetak gol.

Baca Juga :

“Ejekan adalah bukti cinta ketika segalanya tidak berjalan dengan baik. Kami harus memahami mentalitas mereka yang datang ke stadion dan membayar banyak uang untuk melakukannya,” kata Marotta seperti dikutip dari Football Italia.

“Ini adalah saat yang sulit, ada beberapa masalah dan kami bisa memperbaiki, tetapi itu hanya bisa terjadi jika kami membuatnya tenang dan yang terpenting menemukan mental pemenang. Jangan lupa, banyak dari pemain ini masih muda dan memiliki ruang nyata untuk perbaikan,” sambungnya.

Musim ini Inter sudah tersisih dari Liga Champions. Nerazzurri kini ada di posisi ketiga klasemen Serie A dan bisa kembali ke Liga Champions jika sampai akhir musim tak keluar dari empat besar.

“Bukannya kami bercita-cita untuk memenangi Scudetto musim ini, tetapi kami harus lolos ke Liga Champions dan dalam hal itu harus lebih percaya pada kualitas kami. Untungnya, Spalletti tahu bagaimana menangani situasi ini,” Marotta menegaskan.

Prestasi Baru Yang Diukir Ronaldo

Ronaldo Ukir Rekor Baru

Prestasi Baru Yang Diukir Ronaldo – Seorang kapten timnas Portugal yang pertama mempunyai pendukung instagram hingga 150 juta,mengungguli sejumlah pesohor Hollywood.

Juventus unggul dua gol lebih dulu saat menjamu Parma di Allianz Stadium, Minggu (3/2/2019) dini hari WIB. Juventus unggul dua gol lebih dulu di laga itu.

Ronaldo bikin brace di laga tersebut dan satu gol lain dicetak oleh Daniele Rugani. Ketinggalan dua gol, Parma berhasil membelas berturut-turut lewat Antonio Barilla dan dua gol dan Gervinho.

Hasil imbang itu tak menggoyahkan posisi Juventus di papan klasemen Serie A. Nyonya Tua tetap berada di puncak dengan koleksi 60 poin. Sementara, Parma menempati peringkat ke-11(29 poin).

Baca Juga :

Raihan sip lain dicatatkan Ronaldo dengan dua gol di laga itu. Pemain POrtugal itu pun menambah koleksi gol hingga menjadi 17 gol di musim pertamanya di Serie A. Catatan itu menyamai rekor David Trezequet.

Ronaldo juga mengukir rekor lain di laga tersebut. Berikut catatan Opta:

1. Cristiano Ronaldo mencetak gol pembuka dalam tujuh pertandingan Serie A musim ini, sama dengan Piatek.

2. Cristiano Ronaldo mencetak 17 gol di Serie A musim ini; hanya David Trezeguet, pemain Juventus yang mencetak gol lebih banyak, yakni pada 2005/2006.

3. Cristiano Ronaldo membobol gol ke gawang 13 tim dari 19 tim yang dihadapi di Serie A sejauh ini.

Berkat Injury Time Juventus Berhasil Imbangi Parma

Berkat Injury Time Juventus Berhasil Imbangi Parma

Berkat Injury Time Juventus Berhasil Imbangi Parma – Secara mengejutkan kegagalan berbuah kemenangan yang diakhir angka yang sama pada liga Serie A Italia, dibuka lewat gol Ronaldo dan ditambah dengan golnya Daniele Rugani.

Juventus menyambut kunjungan Parma di Allianz Stadium, Minggu (3/2/2019) dinihari WIB. Tuan rumah memetik keunggulan di babak pertama lewat gol Cristiano Ronaldo pada menit ke-36.

Di babak kedua, aksi berbalas gol terjadi. Juventus menambah keunggulan melalui Daniele Rugani pada menit ke-62, lalu dibalas Parma lewat Antonino Barilla dua menit berselang.

Juventus menjauh lagi usai Ronaldo mencetak gol di menit ke-66. Parma lantas menjaga peluang dengan gol Gervinho pada menit ke-74.

Saat laga memasuki masa injury time, Parma melakukan upaya terakhirnya dan berhasil mencetak gol. Sepakan Gervinho tak kuasa ditahan Mattia Perin dengan sempurna.

Dengan hasil ini, Juventus hanya menambah satu poin dan kini mengoleksi 60 poin dari 22 pekan. La Vecchia Signora masih kukuh di puncak klasemen. Sementara Parma ada di posisi 12 dengan 29 poin.

Baca Juga :

Parma mengawali dengan sinyal bagus saat Gervinho menusuk dari paruh lapangan timnya dan melepaskan sepakan yang dihalau Martin Caceres. Upaya lanjutan dari Matteo Scozzarella melesat ke atas usai membentur.

Sepakan Cristiano Ronaldo di menit ke-17 masih bisa diantisipasi oleh Luigi Sepe. Parma merespons lewat Juraj Kucka, yang juga dihalau oleh Mattia Perin.

Juventus nyaris unggul di menit ke-34. Tendangan Sami Khedira cuma menghantam mistar gawang.

Dua menit berselang, tuan rumah benar-benar mencetak gol. Ronaldo menyelesaikan umpan Blaise Matuidi dalam posisi kehilangan keseimbangan, tapi bola membentur dan mengecoh Sepe untuk jadi gol.

Juventus sempat dihadiahi penalti jelang babak pertama berakhir. Tapi wasit lantas berkonsultasi dengan VAR dan membalikkan keputusannya, karena melihat tak ada pelanggaran yang dilakukan pemain Parma.

Pada menit ke-58, Juventus lagi-lagi digagalkan tiang gawang. Kembali upaya Khedira menyambut umpan Ronaldo membentur tiang.

Juventus menambah gol di menit ke-62. Mario Mandzukic menguasai bola menyusul situasi sepak pojok dan melepaskan umpan silang. Ronaldo sempat menyundul bola, mengarahkannya ke Daniele Rugani yang lantas menyambarnya masuk ke gawang.

Hanya dua menit berselang, Parma membalas. Kucka menusuk di kanan lalu melepaskan umpan silang yang diselesaikan oleh Antonino Barilla.

Gol lagi untuk Juventus! Dua menit setelah Parma membalas, Ronaldo membawa Juventus melebarkan selisih lewat sundulan memanfaatkan umpan Mandzukic.

Parma tak menyerah. Gervinho kembali menipiskan jarak dengan sontekan tumitnya menyambut umpan Kucka menaklukkan Perin.

Skor tak berubah sampai memasuki masa injury time. Ketika kemenangan Juventus sudah di depan mata, Parma menyamakan kedudukan.

Juventus gagal mengamankan bola di sisi kiri pertahanan mereka. Parma lantas merebutnya, di mana Roberto Inglese menguasai bola dan mengirim umpan tarik. Gervinho menyambarnya dan Perin tak kuasa menghentikan laju bola. Laga berakhir 3-3.

Hubungan Apa ya Conte Dengan Markas Inter?

Hubungan Apa ya Conte Dengan Markas Inter

Hubungan Apa ya Conte Dengan Markas Inter? – Akhir-akhir ini dirumorkan seorang mantan pelatih berjalan yang tidak jauh dengan pusat kota Milan. Guiseppe Marotta mempunyai jawaban mengenai Conte ke Inter.

Pelatih Italia itu masih menganggur setelah dipecat Chelsea pada akhir musim 2017/18. Saat ini Conte masih menikmati masa istirahat sembari menunggu tawaran melatih yang cocok.

Inter merupakan salah satu tim yang paling kencang dikaitkan dengan Conte. Pada Kamis (31/1/2019), eks pelatih Juventus dan timnas Italia itu tampak melintasi area markas Inter yang berlokasi di tengah kota Milan.

Direktur Inter Beppe Marotta mengatakan, tidak ada pertemuan dengan Conte. La Beneamata masih sepenuhnya yakin kepada Spalletti.

Baca Juga :

“Milan itu sebuah kota besar, indah pula,” Marotta mengungkapkan kepada RAI Sport, yang dilansir ESPNFC. “Saya pikir wajar-wajar saja kalau seorang penduduk seperti dia bisa berjalan di sekitar pusat kota.

“Kami sudah memiliki (pelatih Inter Luciano) Spalletti dan dia sedang bekerja dengan baik. Kami menempati peringkat ketiga, dan masih bertahan di Coppa Italia dan Liga Europa. Klub sangat percaya kepada dia.”

Sehari sebelumnya, Conte mengaku bahwa dirinya berada di Milan untuk menyaksikan duel Atalanta melawan Juventus. Conte mengaku ingin segera melatih lagi.

“Sudah tentu saya merindukan untuk duduk di bangku cadangan, tapi saya sudah memutuskan untuk beristirahat selama setahun dan saya sangat kalem sementara saya menunggu untuk mengetahui tujuan saya,” ucap Conte.

“Saya berada di Milan karena ingin menyaksikan Atalanta-Juventues. Saya datang dari London dan saya akan berada di Turin besok. Saya belum menerima tawaran apapun dari Italia.”

Kontrak Ramsey Akan Habis Di Musim ini, Arsenal

Kontrak Ramsey Akan Habis Di Musim ini, Arsenal

Kontrak Ramsey Akan Habis Di Musim ini, Arsenal – Pemain muda yang berbakat ini akan meninggalkan club tercintanya dikarenakan kontraknya telah habis pada akhir musim 2018/2019, dan telah sepakat berlaga Serie A Italia.

Digadang-gadang bakal merapat ke Juventus pada akhir musim. Ian Rush menilai itu akan menjadi langkah yang fantastis untuk Ramsey.

Kontrak Ramsey di Arsenal akan habis pada akhir musim ini. Dia dikabarkan sudah tak mau memperpanjangnya dan siap mencari klub baru.

Juventus adalah klub yang paling getol ingin membawa Ramsey. Pada Januari lalu, Juve dan Ramsey disebut sudah menjalin kesepakatan kontrak hingga 2024 dengan gaji sebesar 6,5 juta euro per tahun.

Baca Juga :

Ian Rush menyambut baik kabar ini. Pria 57 tahun tersebut adalah mantan pemain Juve pada 1986-1988, meski kariernya tak berjalan mulus seperti saat di Liverpool.

“Saya pikir (Juventus) adalah langkah luar biasa baginya. Ketika saya pergi ke sana, itu adalah kota industri, tetapi jutaan kali lebih baik sejak saya berada di sana,” kata Rush seperti dikutip dari Football Italia.

Rush dan Ramsey sama-sama berasal dari Wales. Rush menyarankan gelandang 28 tahun tersebut ada baiknya belajar bahasa Italia dulu selama enam bulan ini.

“Saya akan berkata kepada Aaron: ‘Pergi ke sana, percaya diri dan beri tahu mereka betapa baiknya Anda’ dan dari semua ini, beri mereka satu kalimat dalam bahasa Italia dan kesan pertamanya itu akan bekerja untuknya,” Rush menambahkan.

Di Beritakan Conte Berkorelasi Dengan Beberapa Club

Di Beritakan Conte Berkorelasi Dengan Beberapa Club

Di Beritakan Antonio Conte Berkorelasi Dengan Beberapa Club – Sejak tidak melatih di Chelsea dikaitkan ada sebagian club yang berhubungan dengan pelatih Chelsea yang baru dipecat, kemudian meredanya dia sempat berkaitkan dengan Real madrid.

Pada prosesnya Conte mengakui ada jalan untuknya gabung Madrid, tapi dia memilih tak mengambilnya. Kini pria 49 tahun itu dihubungkan dengan Inter Milan dan AS Roma.

Inter masih inkonsisten sepanjang musim ini. Mereka baru saja merangkai tiga laga tanpa kemenangan (1 imbang, 2 kalah), di mana salah satu kekalahan membuat mereka terdepak dari Coppa Italia.

Syahdan, Roma menjalani momen rumit bersama Eusebio Di Francesco. Giallorossi masih kesulitan masuk empat besar, dengan saat ini tertahan di urutan lima. I Lupi juga baru saja dipermalukan 1-7 oleh Fiorentina sehingga tersingkir dari Coppa Italia.

Meski demikian, Conte menegaskan tak mau masuk ke dalam klub baru di tengah jalannya musim. Dia memastikan takkan menerima tawaran melatih kecuali dimulai di musim panas nanti.

“Sampai musim panas, Anda takkan melihat saya di klub manapun. Ini pasti,” ungkapnya kepada Gazzetta dello Sport.

“Terkait Inter, orang-orang sudah membicarakan ini sejak lama tapi itu cuma spekulasi. Belum ada kontak atau tawaran apapun. Saya akan mempertimbangkan masa depan saya dengan kalem,” imbuhnya dilansir Marca.

Pertemuan Inter Milan dengan Morinho Sedang Diatur

Pertemuan Inter Milan dengan Morinho Sedang Diatur

Pertemuan Inter Milan dengan Morinho Sedang Diatur – Luciano Spalletti diberitahukan sedang dalam kondisi yang buruk, dan dikabarkan Nerazzurri akan melakukan sebuah perjamuan dengan Jose Morinho.

Inter belum meraih kemenangan dalam tiga laga terakhir di Serie A. Tim asal kota Milan ini mendapat dua kekalahan dan satu imbang. Inter juga tak mencetak gol sama sekali.

Performa buruk Inter juga didapat di Liga Champions. Nerazzurri gagal melaju ke babak 16 dan harus terlempar ke Liga Europa. Inter juga belum lama ini gagal di Coppa Italia.

Nasib Spalletti pun disebut-sebut bakal ditentukan dari hasil melawan Parma akhir pekan ini. Ada beberapa nama yang beredar bakal menjadi incaran Inter.

Salah satunya adalah Jose Mourinho. Football Italia menyebut Direktur Inter, Beppe Marotta, bakal makan malam bersama Mourinho di Milan pada Kamis (7/2/2019) waktu setempat.

Reporter TeleLombardia, Davide Russo de Cerame, juga disebutkan membuat kejutan dengan menyebut Mourinho adalah pilihan untuk melatih Inter musim depan.

The Special One adalah orang yang tak asing lagi untuk Inter. Bersama Mourinho Inter pernah meraih treble winner di musim 2009/2010.

BACA JUGA :

 

 

Dzeko Akan Terancam Sanksi Berat

Dzeko Akan Terancam Sanksi Berat

Edwin Dzeko Akan Terancam Sanksi Berat – Sebelum Manganiello mengeluarkan kartu merah, striker AS Roma terjaring oleh kamera telah meludahi sang wasit saat timnya sedang kalah melawan Fiorentina.

Striker AS Roma, Edin Dzeko, terancam sanksi lebih dari dua laga. Aksi eks pemain Manchester City itu meludahi wasit menjadi penyebabnya.

Roma kalah 1-7 saat berhadapan dengan Fiorentina di babak perempatfinal Coppa Italia. Dalam laga di Artemio Franchi, Dzeko harus mengakhiri laga lebih awal karena dikartu merah wasit pada menit ke-72.

Dalam sebuah rekaman, Dzeko menghampiri wasit dan meludahi bagian tubuh Gianluca Manganiello. Tanpa ragu Manganiello pun mengacungi Dzeko dengan kartu merah.

Dzeko pun dipastikan akan absen saat Roma menghadapi AC Milan di lanjutan Liga Italia. Duel dengan Rossoneri itu akan berlangsung di Stadio Olimpico, Roma.Pertandingan ini penting bagi Roma dan Milan dalam persaingan memperebutkan tiket ke Liga Champions musim depan.

Pihak FIGC saat ini sedang menunggu laporan resmi dari pihak pengawas pertandingan mengenai insiden Dzeko itu.

Pada awal musim, pemain Juventus, Douglas Costa, juga mendapat hukuman karena meludahi pemain Sassuolo, Federico di Francesco. Pemain Brasil itu mendapatkan hukuman larangan bertanding dalam empat pertandingan.