Daftar Pemain yang Didatangkan AC Milan

fikayo

Daftar Pemain yang Didatangkan AC Milan – Pada musim ini, AC Milan resmi mendapatkan 11 pemain baru dengan membelanjakan uang lebih dari 72 juta euro di bursa transfer. Milan dapat menutup musim lalu dengan posisi runner up. Berikut ini adalah daftar pemain Milan yang di borong dari Chelsea

 

Jimmy Greaves

Jimmy Greaves bermain untuk Chelsea selama empat musim pada 1957-1961. Penyerang Inggris ini mencetak 124 gol dari 157 untuk The Blues.

AC Milan kemudian memboyong Greaves pada awal musim 1961/1962. Sayangnya, karier Greaves setelah datang ke San Siro tidak berjalan mulus.

Akibat konflik dengan pelatih Nereo Rocco, dia hanya tampil dalam 13 1aga dengan koleksi 9 gol. Meski torehan golnya cukup apik, Greaves akhirnya kembali ke Inggris dengan bergabung Tottenham pada Desember 1961.

 

Samuele Dalla Bona
Samuele Dalla Bona mengawali karier sepak bola profesionalnya di Inggris bersama Chelsea. Dia bermain di Stamford Bridge selama tiga tahun.

Pada tahun 2002, Dalla Bona memutuskan untuk menerima pinangan Rossoneri. Akan tetapi saat itu dia kesulitan untuk menembus tim inti Milan.

Dalla Bona kemudian lebih sering dipinjamkan ke sesama tim Serie A seperti Bologna, Lecce dan Sampdoria. Dia meninggalkan San Siro pada tahun 2006 dengan bergabung Napoli.

 

Hernan Crespo

Hernan Crespo kurang begitu sukses saat bermain di Chelsea. Posisinya sebagai striker selalu berada di bawah bayang-bayang Didier Drogba.

Chelsea kemudian meminjamkan Crespo ke AC Mlan pada tahun 2004. Bomber Argentina itu menemukan ketajamannya lagi saat bermain di bawah asuhan Carlo Ancelotti.

Crespo hampir membantu Milan meraih Liga Champons setelah kalah dari Liverpool di final. Setelah semusim bermain di Milan, Crespo kembali ke Chelsea dan melanjutkan kariernya di Inter Milan.

 

Andriy Shevchenko
Andriy Shevchenko sempat membuat fans AC Milan sedih ketika hengkang ke Chelsea pada musim panas 2006. Saat itu dia berstatus sebagai pemain idola di San Siro.

Namun, karier Shevchenko di Stamford Bridge tidak begitu sukses. Striker asal Ukraina tersebut gagal menunjukkan ketajamannya seperti saat bermain bersama Rossoneri.

Setelah dua musim di Chelsea, Milan memulangkan Shevchenko dengan status pinjaman pada musim panas 2008. Sayang, kembali ke Italia tak membantu meningkatkan performanya.

Baca Juga :Daftar Pemain Pinjaman AC Milan

 

Michael Essien
Michael Essien meraih kesuksesan besar saat bermain bersama Chelsea. Gelandang asal Ghana tersebut mampu mempersembahkan tujuh trofi, termasuk gelar Premier League serta satu trofi Liga Champions.

Setelah tidak masuk dalam rencana Chelsea, Essien akhirnya dilepas ke AC Milan. Dia dikontrak Rossoneri selama 1,5 tahun pada 27 Januari 2014.

Namun, karier Essien di San Siro tidak terlalu istimewa. Selama 18 bulan di Italia, Essien hanya tampil 22 kali di semua ajang dan tak sekali pun mencetak gol.

 

Fernando Torres
Meski singkat, Fernando Torres pernah menjadi bagian dari AC Milan. Dia bermain bersama Rossoneri di bawah arahan pelatih Filippo Inzaghi.

Kepindahan Torres ke San Siro terjadi pada musim 2014/2015. Ketika itu Torres datang ke Italia dengan status pinjaman selama dua tahun.

Namun, penampilan Torres bersama Milan sangat jauh dari kata memuaskan. Dia hanya mencetak satu gol dari 10 pertandingan sebelum kembali ke Atletico Madrid.

 

Marco van Ginkel
AC Milam meminjam Marco van Ginkel dari Chelsea pada musim 2014/2015. Gelandang asal Belanda itu meninggalkan Stamford Bridge karena ingin mendapatkan kesempatan bermain.

Namun, Van Ginkel kerap dilanda cedera selama berada di San Siro. Alhasil, mantan pemain Stoke City itu hanya mencatatkan 18 pertandingan di semua kompetisi bagi Milan.

Kondisi Van Ginkel yang rentan cedera membuat Milan tak mau mempermanenkannya. Padahal mereka punya opsi untuk membelinya di akhir musim.

 

Mario Pasalic
AC Milan mendatangkan Mario Pasalic dengan status pinjaman dari Chelsea pada musim panas 2016. Pemain asal Kroasia tersebut mampu beradaptasi dengan baik di Italia

Pasalic menjelma menjadi andalan lini tengah Rossoneri. Mantan gelandang Hajduk Split tersebut mencatatkan 27 penampilan dengan torehan lima gol serta satu assist.

Meski tampil gemilang, karier Pasalic bersama Milan cuma berlangsung satu musim. Rossoneri tidak mempermanenkan statusnya sehingga sang pemain harus kembali ke Stamford Bridge pada akhir musim.

 

Fikayo Tomori
Fikayo Tomori bergabung dengan AC Milan dari Chelsea pada bursa transfer Januari 2021. Bek berkebangsaan Inggris itu didatangkan dengan status pinjaman.

Milan sangat terkesan dengan performa Tomori pada musim lalu. Rossoneri kemudian memutuskan untuk mempermanenkan status Tomori pada musim panas ini.

Tomori ditebus Milan dengan biaya yang mencapai 29,2 juta euro. Pemain berusia 23 tahun tersebut dikontrak Rossoneri sampai tahun 2025 mendatang.

 

Olivier Giroud
Olivier Giroud datang ke AC Milan pada bursa transfer musim panas ini. Bomber asal Prancis itu dibeli dari Chelsea cuma seharga 1 juta euro.

Giroud datang ke San Siro pada usia 34 tahun. Namun, Rossoneri tidak ragu menaruhkan kepercayaan penuh kepada sang pemain untuk jadi ujung tombak.

Mantan pemain Arsenal tersebut sudah tampil cukup baik untuk Milan. Dia mengemas dua gol dari dua laga di Serie A sejauh ini.

Tiemoue Bakayoko
Tiemoue Bakayoko menjadi pemain teranyar yang berhasil diboyong AC Milan dari Chelsea. Gelandang asal Prancis tersebut didatangkan dengan status pinjaman.

Ini adalah kedua kalinya Bakayoko berseragam Milan. Pemain berusia 27 tahun tersebut sebelumnya pernah memperkuat Rossoneri pada musim 2018/2019.

Daftar Pemain Pinjaman AC Milan

1

Daftar Pemain Pinjaman AC Milan – Pada Musim ini, AC Milan cukup gesit dalam mendatangkan beberapa pemain pinjaman. Milan berhasil merekrut beberapa pemain untuk memperkuat timnya. Lalu bagaimana kiprah para pemain pinjaman tersebut sepanjang musim ini? Berikut ulasannya

 

1. Sandro Tonali
Performa apik Sandro Tonali bersama Brescia musim lalu membuatnya diincar oleh banyak klub. Gelandang berusia 20 tahun itu akhirnya memilih bergabung dengan AC Milan. Ia didatangkan ke San Siro dengan status pinjaman selama satu tahun. Rossoneri sendiri memiliki opsi untuk mempermanenkan sang pemain di akhir musim.

Awalnya, Tonali banyak menerima kritik karena gagal tampil menjanjikan. Namun, seiring berjalannya waktu, ia mulai menyetel dengan skema yang digunakan oleh Stefano Pioli. Musim ini Tonali sudah tampil sebanyak 34 pertandingan di semua kompetisi. Akan tetapi, ia belum mengoleksi gol dan assist bersama AC Milan.

 

2. Fikayo Tomori
Banyaknya stok bek berpengalaman di Chelsea membuat Fikayo Tomori dipinjamkan ke AC Milan pada Januari 2021 lalu. Pemain asal Inggris ini diikat dengan status pinjaman selama 6 bulan. Bersama klub Italia ini, ia justru berhasil menunjukkan performa terbaiknya.

Tomori sudah tampil sebanyak 14 pertandingan di semua kompetisi bagi Rossoneri. Kabarnya, AC Milan ingin mempermanenkan sang bek di akhir musim nanti. Namun, harga yang mahal menjadi kendala sendiri bagi AC Milan.

Baca Juga :Brasil Vs Chile: Menang 1-0 Tim

 

3. Soualiho Meite
Soualiho Meite didatangkan oleh AC Milan dari sesama klub Italia, Torino, pada Januari 2021. Pemain asal Prancis ini diharapkan mampu memberikan warna tersendiri di lini tengah AC Milan. Sejauh ini Meite sudah tampil sebanyak 16 kali bersama AC Milan.

Pemain berusia 27 tahun itu hanya 2 kali absen selama berseragam Rossoneri. Akan tetapi, Meite lebih sering dimasukkan sebagai pemain pengganti daripada pemain inti oleh Stefano Pioli.

4. Brahim Diaz
Brahim Diaz digaet oleh Real Madrid dari Manchester City pada musim panas 2020. Namun, gelandang asal Spanyol ini gagal menembus tim inti dan membuat ia dipinjamkan ke AC Milan pada awal musim. Diaz langsung menjadi salah satu pemain reguler di San Siro musim ini.

Dalam formasi 4-2-3-1 ala Stefano Pioli, Diaz kerap kali dimainkan sebagai gelandang serang. Musim ini pemain berusia 21 tahun tersebut sudah tampil sebanyak 31 pertandingan di semua ajang. Dari seluruh pertandingan itu, ia berhasil mengoleksi 5 gol dan 3 assist.

 

5. Diogo Dalot
Saat masih berseragam Manchester United, status Diogo Dalot hanyalah pemain cadangan. Akan tetapi, nasibnya jauh berubah ketika dipinjamkan ke AC Milan pada musim ini. Pemain yang beroperasi sebagai bek sayap kanan ini selalu diandalkan oleh Stefano Pioli dalam pertandingan-pertandingan penting.

Musim ini Dalot sudah tampil sebanyak 26 pertandingan dan mencetak 2 gol serta 3 assist di semua ajang. Kabarnya, AC Milan sangat berminat untuk mempermanenkannya pada akhir musim ini.

Nah, itulah kiprah lima pemain pinjaman AC Milan pada musim ini. Jika mampu tampil konsisten hingga akhir musim, besar kemungkinan beberapa nama akan dipermanenkan oleh Rossoneri.

Rumor Perekrutan Kylian Mbappe oleh AC Milan

Rumor Perekrutan Kylian Mbappe oleh AC Milan

Rumor Perekrutan Kylian Mbappe oleh AC Milan – Berikutnya kami akan memberi artikel terpercaya yang sudah kami ringkas dan buat seringan mungkin, agar bisa dibaca oleh segala kalangan,berikut rumor perekrutan Kylian Mbappe oleh AC Milan.

Penyerang PSG, Kylian Mbappe kini tengah mempertimbangkan masa depannya. Pemain 22 tahun itu membuka peluang untuk membela klub lain pada musim 2021/2022 yang akan datang.
Mbappe telah menolak negosiasi kontrak baru dengan PSG. Saat ini, dia punya kontrak hingga Juni 2022. Tetapi, tidak akan memperbaharuinya karena sedang menimbang opsi lain.
Punya kualitas mumpuni dan usia masih muda, Mbappe pun menjadi bidikan banyak klub. Real Madrid sejak lama tertarik pada jasa Mbappe. Liverpool dan Juventus pun tertarik padanya.

Bagaimana dengan Milan?

Mbappe tertarik untuk mencoba hal baru dalam karirnya setelah meraih banyak sukses di PSG. Lantas, apakah mungkin Mbappe akan bergabung dengan AC Milan pada musim depan?
Sebagai catatan, Mbappe kecil punya idola bernama Robinho. Nah, Robinho pernah bermain di Milan dan mungkin Mbappe akan mengikuti jejak pemain idolanya itu.
“Saya tidak berpikir Mbappe akan bergabung dengan Milan dalam waktu dekat ini,” buka jurnalis asal Prancis, Nabil Djellit, dikutip dari PianetaMilan.
“Namun, jika dalam beberapa tahun ke depan Milan kembali pada levelnya di Eropa, siapa yang tahu. Milan tetap menjadi tim legendaris di dunia dan jersey Milan sangat dikenal di penjuru dunia,” sambungnya.

Hanya Satu Opsi di Italia

Nabil Djellit menerangkan bahwa Mbappe punya tiga opsi utama yang kini dipertimbangkan. Opsi pertama bertahan di PSG. Opsi kedua pindah ke Real Madrid, dan opsi ketiga adalah bermain di Liverpool.
Andai harus pindah ke Italia, maka Milan tidak masuk dalam opsi Mbappe saat ini. Sebab, Milan diyakini tidak punya sumber dana untuk membelinya.
“Satu-satunya klub Italia yang bisa menarik Mbappe saat ini adalah Juventus, yang telah mendominasi untuk waktu yang sangat lama. Tetapi saya rasa kami tidak akan melihatnya di Italia dalam beberapa tahun mendatang,” kata Nabil Djellit.

Mantan Rekan Seklum Ibrahim Pensi

Mantan Rekan Seklum Ibrahim Pensi

ligabolaitalia.com Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Mantan Rekan Seklum Ibrahim Pensi. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Mantan Rekan Seklum Ibrahim Pensi 

Usia 38 tahun jelas sudah tidak muda lagi untuk seorang pemain sepak bola, apalagi yang berposisi selain penjaga gawang.Namun, Zlatan Ibrahimovic ternyata masih dipercaya bergabung lagi ke AC Milan setelah sempat memperkuat Setan Merah pada periode 2010-2011 dan 2011-2012.Bukan sekadar bergabung, Ibrahimovic juga menjadi pemain yang sangat diandalkan AC Milan untuk mengeluarkan mereka dari kesulitan.Kedatangan Ibra bahkan membuat striker utama sebelumnya, Krzysztof Piatek, tersingkir dari tim utama I Rossoneri.

Ibrahimovic datang ke AC Milan yang materi timnya kini banyak diisi pemain-pemain muda.Untuk memperlihatkan betapa uzurnya Ibrahimovic, rekan duetnya di lini depan AC Milan kini adalah Rafael Leao, yang berusia 20 tahun lebih muda daripada dirinya.Bukan itu saja, sebagian besar mantan rekan setim Ibrahimovic pada periode pertamanya memperkuat AC Milan sudah pensiun.Waktu Ibrahimovic resmi bergabung ke AC Milan pada 27 Desember 2019, sebanyak 21 dari 34 mantan rekan setimnya pada periode pertama membela AC Milan telah pensiun.Kamis (23/1/2020), satu lagi mantan rekan seklub Zlatan Ibrahimovic di AC Milan menyatakan mengundurkan diri sebagai pemain sepak bola.Dia adalah Antonio Nocerino, yang bersama Ibrahimovic pada 2011-2012 menjadi gelandang rasa striker AC Milan dengan mencetak 10 gol dalam 35 penampilan di Liga Italia.

Baca Juga : Ronaldo Gagal Juara Piala Super Italia

Setelah Ibrahimovic pergi ke PSG, Nocerino sempat dipinjamkan AC Milan ke West Ham, Torino, dan Parma.Dia kemudian pindah ke klub MLS, Orlando City, dan pada musim lalu menjadi pemain Benevento.Setelah memutus kontraknya di Benevento pada 19 Desember 2018, Nocerino yang kini berusia 34 tahun tidak lagi mendapatkan klub.Sekarang lewat akun Instagram-nya, Nocerino resmi mengumumkan dirinya pensiun sebagai pemain sepak bola.”Waktunya telah tiba untuk mengucapkan selamat tinggal kepada sepak bola. Sebuah keputusan yang menyakitkan, tetapi telah dipikirkan secara matang. Saya puas telah memenuhi impian ayah yang kemudian menjadi impian saya sendiri.”

“Terima kasih untuk semua klub yang pernah saya bela, semua pelatih, semua rekan setim yang mana saya belajar banyak dari mereka, dan fans yang selalu memberikan dukungan.””Saya memutuskan menjalani tantangan baru menjadi pelatih. Tantangan sulit dan indah yang akan saya hadapi dengah semangat, cinta, dan profesionalisme sama seperti yang saya lakukan seperti waktu masih menjadi pemain.””Dengan cinta, Antonio Nocerino 23.”

Milan Rekrut Kembali Ibrahimovic

Milan Rekrut Kembali Ibrahimovic

ligabolaitalia.com Ada peluang dan kesempatan AC Milan akan rekrut kembali Ibrahimovic untuk bermain bersama mereka kembali. Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Milan Rekrut Kembali Ibrahimovic Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Milan Rekrut Kembali Ibrahimovic

Peluang AC Milan untuk memulangkan Zlatan Ibrahimovic kembali terbuka setelah sebelumnya dikabarkan bahwa negosiasi di antara keduanya mencapai jalan buntu.Ibrahimovic sempat disebut akan merapat ke Milan setelah hengkang dari LA Galaxy. Pria asal Swedia itu sendiri juga mengatakan ia akan main lagi di Italia.Ibrahimovic kemudian mengatakan akan mengambil keputusan pada bulan Desember 2019 ini. Namun ternyata ia masih belum memutuskan apa pun.Milan sendiri kemudian disebut kesulitan untuk memulangkan Ibrahimovic. Mereka terkendala masalah gaji.

Terbuka Lagi
Zlatan Ibrahimovic kemudian disebut bakal berlabuh di Premier League. Di sana ada Carlo Ancelotti yang dikabarkan siap menampungnya di Everton.Kini ada kabar bahwa masih ada harapan bagi Milan untuk memulangkan striker 38 tahun tersebut. Kabar ini dilansir oleh ANSA, seperti dilansir Football Italia.Media tersebut bahkan menyebut bahwa akhirnya, Ibrahimovic bakal menerima tawaran gaji dari AC Milan. Namun tak disebutkan kira-kira berapa kontrak yang ditawarkan Rossoneri kepada eks striker Barcelona dan Inter Milan tersebut.Kabar ini sendiri datang sehari setelah AC Milan dikalahkan oleh Atalanta dengan skor 5-0. Hasil ini tampaknya mendorong manajemen Rossoneri agar segera mengambil tindakan agar Ibrahimovic bisa segera balik ke San Siro.

Baca Juga : Davide Calabria Rayakan Kehancuran AC Milan

Bisa Tuntun Milan
Legenda AC Milan Zvonimir Boban sebelumnya mengakui Zlatan Ibrahimovic memang sudah tidak muda lagi. Akan tetapi ia yakin sang striker tetap bisa menuntun Rossoneri ke jalan yang benar.”Ibra berbeda dengan yang lain, ia unik, seseorang yang bisa memberi Anda begitu banyak. Kami akan melihat apa yang terjadi,” tuturnya.”Bahkan jika ia tidak berusia 28 tahun lagi, ia masih pemain dengan karakter dan kepribadian yang ekstrem. Ia bisa mengarahkan seluruh klub ke arah yang benar,” klaimnya.AC Milan saat ini berada di peringkat 11 klasemen sementara Serie A. Mereka baru mengoleksi 21 poin dari 17 laga, terpaut 14 angka dari AS Roma yang ada di peringkat empat.

Davide Calabria Rayakan Kehancuran AC Milan

Davide Calabria Rayakan Kehancuran AC Milan

ligabolaitalia.com Davide Calabri bikin pesta di hari dimana AC Milan merasakan kehancuran mereka. Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Davide Calabria Rayakan Kehancuran AC Milan. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Davide Calabria Rayakan Kehancuran AC Milan.

AC Milan baru saja dihancurkan Atalanta lima gol tanpa balas di Serie A. Bek Davide Calabria membuat marah para tifosi Milan. Pasalnya, dia menggelar pesta ulang tahun di hari yang sama ketika timnya dibantai La Dea.Milan bertandang ke markas Atalanta pada pekan ke-17 Serie A 2019/20, Minggu (22/12/2019). Laga di Gewiss Stadium atau Stadio Atleti Azzurri d’Italia ini berakhir pahit buat Milan. Milan tumbang 0-5. Dalam 21 tahun terakhir, ini adalah kekalahan terburuk mereka.

Gol-gol Atalanta ke gawang Gianluigi Donnarumma dicetak oleh Alejandro Gomez menit 10, Mario Pasalic menit 61, Josip Ilicic menit 63 dan 72, serta pemain pengganti Luis Muriel menit 83.Calabria menginjak usia 23 pada 6 Desember lalu. Namun, dia menunda menggelar pesta ulang tahunnya sampa awal libur musim dingin.Sayangnya, pesta yang dijadwal ulang itu jatuh pada hari yang sama dengan hari ketika Milan dihancurkan Atalanta di Bergamo.

Minta Maaf
Video pesta ulang tahun Calabria beredar di internet. Itu membuat para tifosi Milan meradang.

Baca Juga : Fiorentina Tunjuk Pelatih Baru Ganti Vincenzo

Calabria pun meminta maaf.
“Saya bertanggung jawab penuh dan meminta maaf kepada mereka yang secara tidak langsung saya buat tersinggung. Namun, saya tak berniat begitu,” tulisnya di Instagram, seperti dikutip Football Italia.”Pesta ini sudah direncanakan jauh-jauh hari. Ulang tahun saya jatuh pada 6 Desember, tapi saya putuskan untuk menggelarnya pada 22 Desember ketika libur musim dingin tiba supaya tak mengganggu latihan (karena ada beberapa yang menyinggung profesionalisme).””Tak ada yang bisa meramalkan kekalahan seperti ini. Selain pesepakbola, saya juga manusia seperti kalian semua.”

Komitmen
Calabria menulis panjang tentang insiden ini. Intinya, dia sama sekali tak berniat membuat Milanisti marah. Dia tak ingin komitmennya diragukan.”Saya ingin menekankan – karena ada seseorang yang mempertanyakan komitmen saya pada seragam ini – bahwa tak ada yang lebih Milanista daripada saya.””Saya sudah bertahun-tahun di keluarga besar ini, dan sulit menemukan ikatan yang sama di tempat lain. Terima kasih,” pungkasnya.

Krunic Sombong Tidak Dimainkan Milan

Krunic Sombong Tidak Dimainkan Milan

ligabolaitalia.com Pada artikel kali ini kami akan memberikan artikel mengenai  Krunic Sombong Tidak Dimainkan Milan. Berikut ini artikel yang memberikan ulasan dan pembahasan mengenai Krunic Sombong Tidak Dimainkan Milan

Gelandang AC Milan Rade Krunic mengatakan bahwa Rossoneri maupun para Milanisti saat ini belum melihat kemampuannya yang sebenarnya.Krunic dibeli oleh AC Milan pada musim panas 2019 kemarin. Ia dicomot dari Empoli dengan harga sekitar delapan juta Euro.Rekan setimnya di klub tersebut yakni Ismael Bennacer, juga direkrut ke San Siro pada jendela transfer tersebut. Namun Bennacer lebih sering dimainkan ketimbang Krunic.Sejauh ini, Krunic baru dimainkan sebanyak enam kali saja oleh AC Milan. Ia lebih sering mendapat waktu bermain di era Stefano Pioli dibanding era Marco Giampaolo.

Asah Performa
Rade Krunic kemudian angkat bicara soal situasinya tersebut. Pemain berusia 26 tahun tersebut mengatakan bahwa saat ini ia baru mengeluarkan sedikit kemampuannya.Namun Krunic menegaskan performanya pasti akan meningkat seiring waktu. “Anda belum melihat Krunic yang sebenarnya,” serunya pada Milan TV.”Seiring waktu, saya akan tampil makin bagus. Tapi hal yang paling penting adalah tim ini juga tampil semakin baik,” ujar Krunic

Baca Juga : Rasa Kekeluargaan Juventus Dijaga Dengan Ferari

Mirip Kevin De Bruyne
Sebelumnya, Rade Krunic menyebut dirinya memiliki karakteristik yang sama dengan bintang Manchester City, Kevin De Bruyne.”Saya gelandang modern. Saya bergerak di kedua sisi lapangan. Kalau kata orang Inggris, saya adalah gelandang box to box,” ujar Krunic.”Saya selalu diberitahu bahwa saya sedikit mirip dengan Hamsik. Saya rasa saya lebih teknikal dan saya memiliki kemampuan fisik yang lebih baik,” koarnya.”Idola saya adalah Kaka, tapi ia lebih ke gelandang serang. Saya kerap menyaksikan De Bruyne di Manchester City. Saya rasa kami memiliki karakteristik yang sama,” klaimnya.AC Milan saat ini berada di peringkat 10 klasemen sementara Serie A. Rade Krunic sendiri terakhir kali bermain bagi Rossoneri di laga lawan Parma.

AC Milan Catat Awal Terburuk di Serie A

AC Milan Catat Awal Terburuk di Serie A

Ligabolaitalia.com – AC Milan memulai musim dengan sangat buruk. Sang pelatih, Marco Giampolo, berada di bawah tekanan besar setelah timnya menelan empat kekalahan dari enam pertandingan Serie A sejauh ini – awal terburuk dalam 81 tahun terakhir.

Teranyar, Milan takluk 1-3 dari Fiorentina di San Siro, Senin (30/9/2019) dini hari WIB kemarin. Kekalahan ini jelas menjadi pukulan berat bagi Milan yang sedang berusaha membangun skuad kembali.

Kesulitan Milan jelas menjadi kesulitan pelatih. Posisi Giampaolo tak lagi aman. Dia terbukti tidak bisa lebih baik dari Gennaro Gattuso, tidak ada alasan untuk terus mempertahankannya.

Sejauh ini, pimpinan dan beberapa legenda Milan masih mendukung Giampaolo, tapi bisa jadi situasinya berubah. Baca selengkapnya di bawah ini ya.

Awal Terburuk
Milan memulai musim 2019/20 dengan kekalahan tandang dari Udinese (0-1). Jelas bukan start yang baik.

Setelahnya, mereka bisa menang beruntun atas Brescia dan Verona, masing-masing hanya dengan skor 1-0. Lalu, Rossoneri takluk 0-2 di tangan Inter Milan, menyerah 1-2 di markas Torino, dan teranyar kalah 1-3 dari Fiorentina di San Siro.

Menurut Goal internasional, rentetan hasil buruk itu membuat Milan menyamai rekor terburuk mereka di awal musim, tepat 81 tahun silam.

Minggu (6/10/2019) akhir pekan ini, Milan bakal menyambangi kandang Genoa. Tidak ada alasan, Giampaolo harus bisa membawa timnya menang jika ingin mempertahankan jabatannya.

Baca Juga : Buffon Merasa Puas Pecahkan Rekor Paolo Maldini

Tanggung Jawab
Laju buruk itu jelas membuat tim tertekan, Giampaoli mengakuinya langsung. Namun, dia yakin tidak ada yang salah dengan taktiknya. Hanya perlu waktu sampai Milan benar-benar bangkit, meski perlahan.

“Saya bertanggung jawab penuh, jelas, tetapi saya tetap maju karena saya percaya dengan gagasan saya,” tegas Giampaolo kepada Football Italia.

“Satu hal yang paling mengganggu saya adalah tim kami bermain di San Siro dalam kondisi seakan-akan belum pernah berlatih bersama. Kalah boleh, tapi tidak dengan cara itu.”

“Malam ini [vs Fiorentina], tekanan membuat pemain kesulitan. Kami tegang, tidak bisa bereaksi dengan cepat dan pada akhirnya menjadi korban tekanan itu,” tutupnya.

Dries Mertens Tak Sabar Lawan Incaran Inter Milan

Dries Mertens Tak Sabar Lawan Incaran Inter Milan

Ligabolaitalia.com – Dries Mertens tak sabar lagi ingin melawan incaran raksasa Liga Italia, Inter Milan. Ia ingin Romelu Lukaku segera datang.

Dries Mertens sangat menyambut baik rencana kedatangan striker Manchester United, Romelu Lukaku, ke Inter Milan. Sama-sama memperkuat Timnas Belgia, Mertens tahu betul kemampuan Lukaku diperlukan gelaran Serie A.

Lukaku adalah target teratas Antonio Conte, tapi klub Serie A sejauh ini tidak mampu mencapai kesepakatan dengan United, yang bertahan untuk harga £75.000.000. Conte dilaporkan Mirror berharap Lukaku bisa didapat tepat waktu untuk menghadapi Setan Merah dalam pertandingan ICC pada hari Sabtu.

Striker berusia 26 tahun ini tampaknya tidak menjadi pilihan pertama Ole Gunnar Solskjaer untuk musim baru. Pemain Napoli, Mertens telah menyerukan kepada rekannya untuk segera bergabung dengannya di Serie A.

“Lukaku adalah pemain yang sangat bagus, sudah menjadi salah satu dari lima striker terbaik di Liga Premier,” puji Mertens melalui Sky Sport Italia. “Dia juga masih muda dan bisa belajar banyak di sini. Dia adalah orang yang selalu ingin berkembang, jadi saya yakin dia akan menjadi penandatanganan terbaik untuk Inter.”

Baca Juga : De Ligt Kaget Dengar Kata Sambutan Dari Ronaldo

Inter Milan perlu Romelu Lukaku gantikan Icardi

Kepala Inter Piero Ausilio telah memimpin negosiasi sejauh ini untuk Lukaku tetapi gagal untuk membuat terobosan. Inter hanya membuat tawaran £60.000.000, dengan penawaran lebih lanjut senilai £15.000.000 tergantung pada seberapa sukses pemain.

Inter akan memilih kesepakatan pertukaran pemain untuk Lukaku, atau untuk membayar angsuran, menurut Manchester Evening News. Tapi kubu MU diyakini menginginkan biaya lunas di depan untuk memberikan daya pengeluaran ekstra Solskjaer saat ia memperkuat skuad musim panas ini.

Solskjaer menurunkan penyerang muda Mason Greenwood dan penandatanganan baru Daniel James dalam bentrokan pramusim timnya yang paling baru saat melawan Leeds United. Kedua pemain tersebut dinilai tampil mengesankan disamping penyerang utama, Marcus Rashford.

Conte dianggap masih meraba-raba dengan penundaan rencananya karena tidak termasuk Mauro Icardi dalam skuad perjalanan, menunjukkan bahwa sang pemain bermasalah akan meninggalkan klub musim panas ini. Kedatangan Lukaku akan menjadi harga yang sepadan dari kehilangan Icardi yang memusingkan.