Pochettino Digoda AC Milan dengan Dana Rp 5,5 Triliun

Pochettino Digoda AC Milan dengan Dana Rp 5,5 Triliun

ligabolaitalia.com – Pochettino Digoda AC Milan dengan Dana Rp 5,5 Triliun, AC Milan dikabarkan tidak main-main terkait ketertarikan dengan Mauricio Pochettino untuk jadi pelatih baru musim depan. Bahkan, Milan menjanjikan dana transfer dalam jumlah besar jika dia bersedia bergabung.

Milan dikabarkan mulai tidak puas dengan kinerja Gennaro Gattuso sebagai pelatih tim utama. Gattuso dinilai tidak mampu memberikan perkembangan yang signifikan di skuat Milan.

Rossoneri kini sedang berjuang untuk posisi empat besar klasemen Serie A agar bisa lolos ke Liga Champions musim depan. Jika target ini gagal, maka bukan tidak mungkin pelatih berusia 41 tahun akan kehilangan jabatannya.

Baca juga : Lawan Lazio Adalah Final ke Liga Champions

Janjikan Rp 5,5 Triliun
Pochettino terbilang sukses bersama tim yang dilatihnya, meskipun belum memberi gelar juara. Pria asal Argentina mampu mengoptimalkan potensi yang dimiliki oleh tim. Selain itu, dia juga punya keahlian mengorbitkan pemain jadi bintang.

Pada era kepelatihannya, Tottenham mampu jadi penghuni papan atas klasemen Premier League. The Lily White juga mampu bersaing di Liga Champions. Capaian ini yang membuat banyak klub ingin memakai jasanya.

Dikutip dari The Mirror, AC Milan menjadi salah satu klub yang tertarik pada keahlian Pochettino meracik taktik. Milan pun siap memberikan tawaran yang menggiurkan, termasuk dana transfer untuk membangun tim.

Jika bersedia bergabung ke Milan, maka Pochettino akan mendapatkan dana transfer senilai 300 juta pounds. Dana dengan nilai konversi Rp 5,5 triliun tersebut bisa dipakai oleh Pochettino untuk membeli pemain baru di bursa transfer musim panas.

Tebusan Mahal
Pochettino masih punya kontrak dengan Tottenham hingga tahun 2023 yang akan datang. Artinya, jika memang Milan ingin mendatangkan manajer berusia 56 tahun, maka mereka harus menebus nilai dalam kontraknya.

Milan harus membayar 40 juta euro untuk bisa menebus kontrak Pochettino bersama Tottenham. Dana tersebut akan makin membengkak lagi. Sebab, dana itu belum termasuk yang akan dikeluarkan untuk mengontrak Pochettino.

Sementara itu, Pochettino diyakini masih cukup betah berada di London Utara. Eks pelatih Espanyol tersebut kini sedang memimpin proyek penting dari klub, yang baru saja membangun stadion baru dengan kapasitas 62.000 penonton.

Lawan Lazio Adalah Final ke Liga Champions

Lawan Lazio Adalah Final ke Liga Champions

ligabolaitalia.com – Lawan Lazio Adalah Final ke Liga Champions, Pelatih AC Milan, Gennaro Gattuso, tidak ingin timnya kembali meraih hasil buruk di laga melawan Lazio. Bahkan, menurut Gattuso, laga tersebut akan menjadi laga final untuk berebut jatah lolos ke Liga Champions.

Milan akan berjumpa Lazio pada pekan ke-32 Serie A, Minggu (14/4/2019) di San Siro. Jelang laga ini, Milan tidak sedang berada dalam kondisi terbaiknya. Sudah empat laga dilalui Milan tanpa memetik kemenangan.

Posisi Milan di klasemen sementara Serie A pun mulai goyah. Jika semula Rossoneri aman di posisi empat besar, maka posisi itu kini menjadi rawan. Ada Atalanta yang bersiap menggusur jika Milan meraih hasil buruk lagi.

Baca juga : Luciano Acosta Tersanjung Diminati Manchester United

Ibarat Laga Final
Saat ini AC Milan masih berada di posisi empat besar klasemen Serie A, hingga pekan ke-31. Alessio Romagnoli dan kolega mengumpulkan 52 poin. Jumlah poin tersebut sama dengan yang diraih oleh Atalanta. Jadi, posisi Milan cukup rawan tergusur.

Karena alasan tersebut Gattuso tidak ingin Milan kembali kalah saat berjumpa Lazio. “Melawan Lazio itu akan menjadi laga final. Jika kami ingin lolos ke Liga Champions, kami tidak boleh kalah,” ucap Gattuso dikutip dari Football Italia.

“Kami membutuhkan poin maksimal,” sambung pelatih berusia 41 tahun tersebut.

Sama seperti Milan, Lazio juga tidak sedang dalam performa terbaiknya. Dalam dua laga terakhir, Lazio hanya mendapat satu poin saja. Namun, performa Milan yang hanya mendapat satu poin dari empat laga tentu lebih mengkhawatirkan.

“Terlalu banyak kesalahan terjadi, tapi kami harus fokus pada permainan kami sendiri. Kami terkadang dihukum karena kesalahan kami sendiri. Tapi, kami tidak bisa jadikan itu alasan, baik itu saya atau pemain saya,” tandasnya.

Bertumpu Pada Krzysztof Piatek
Dalam situasi yang sulit, Gattuso tentu saja berharap agar pemainnya mampu tampil apik dan memberikan kemenangan pada tim. Dan, harapan itu dibebankan pada sosok Krzysztof Piatek. Gattuso ingin Piatek mencetak gol lagi ke gawang Lazio.

“Bukan berarti bahwa yang lain tidak berjalan dengan baik. Krzysztof Piatek baik-baik saja. Saya harap dia bisa menyelesaikan musim ini dengan gelar pencetak gol terbanyak,” ucap Gattuso.

“Tetapi, agar itu bisa terwujud, seluruh tim ini harus berlari. Kami membutuhkan semua orang, termasuk para pemain bertahan dan gelandang,” tandas mantan penggawa timnas Italia tersebut.

Luciano Acosta Tersanjung Diminati Manchester United

Luciano Acosta Tersanjung Diminati Manchester United

ligabolaitalia.com – Luciano Acosta Tersanjung Diminati Manchester United, Gelandang Serang DC United, Luciano Acosta angkat bicara terkait rumor ketertarikan Manchester United terhadap dirinya. Sang gelandang mengaku tersanjung dirinya diminati oleh tim sebesar Manchester United.

Manchester United memang tengah dirumorkan mencari gelandang serang baru. Mereka mencari pengganti Juan Mata yang dikabarkan tidak memperpanjang kontraknya di MU dan akan hengkang di musim panas nanti.

Baca juga : Masa Depan Icardi? Ini Jawaban Bos Inter Milan

Salah satu nama yang dirumorkan diincar oleh MU adalah Acosta. Pemain yang tengah tampil impresif di lini serang DC United itu dinilai bisa menjadi pengganti yang sepadan untuk Mata, di mana pemandu bakat United dikabarkan memantau langsung aksi sang pemain bersama DC United dalam beberapa minggu terakhir.

Menanggapi rumor tersebut, Acosta mengaku tersanjung mendengar kabar ketertarikan MU tersebut. “Saya tentu sangat senang jika [pemandu bakat] United berada di sini,” buka Acosta kepada The Mirror

Berikan Yang Terbaik
Acosta sendiri mengaku tidak mengetahui jika ada pemandu bakat Manchester United yang tengah mengamati aksinya dalam beberapa pekan terakhir.

Namun ia berjanji akan memberikan permainan terbaiknya untuk membuktikan bahwa ia layak untuk memperkuat klub-klub raksasa Eropa seperti Manchester United.

“United datang ke sini untuk melihat saya bermain. Tentu saja saya akan mencoba untuk menampilkan kemampuan terbaik saya.”

Kontrak Hampir Habis
Peluang Manchester United untuk mendatangkan Acosta cukup besar. Pasalnya kontrak sang pemain akan berakhir di bulan Desember 2019 mendatang.

MU sendiri dikabarkan tidak perlu mengeluarkan uang yang cukup besar untuk mendatangkan sang gelandang. Mereka hanya perlu membayar 4,5 juta Euro untuk sang pemain.

Acosta sejauh ini sudah membuat 1 gol dan 1 assist dari 5 pertandingan DC United di MLS musim ini.

Masa Depan Icardi? Ini Jawaban Bos Inter Milan

Masa Depan Icardi Ini Jawaban Bos Inter Milan

ligabolaitalia.com – Masa Depan Icardi? Ini Jawaban Bos Inter Milan, Bos Inter Milan, Giuseppe Marotta belum mau membicarakan rumor yang beredar soal masa depan Mauro Icardi. Dia hanya ingin menegaskan bahwa tidak ada satu pun pemain yang lebih besar dari klub.

Masalah Icardi ini sudah membikin kondisi skuat Inter tidak kondusif dalam beberapa pekan terakhir. Icardi sempat mogok bermain pasca ban kaptennya dicopot, dan pada saat itu Inter sering menelan kekalahan.

Baca juga : Jawaban Bos Inter Milan Soal Masa Depan Icardi?

Icardi akhirnya kembali bermain pada laga kontra Genoa pekan lalu. Dia mencetak satu gol yang membantu Inter meraih kemenangan telak 4-0. Saat itu, tampaknya tidak ada yang berubah dalam diri Icardi dan Inter.

Masa Depan Icardi
Konflik Icardi dengan pihak klub ini menimbulkan rumor bahwa dia bakal segera dilepas Inter. Kabarnya, beberapa klub sudah berusaha mendekati Icardi, seperti Real Madrid dan klub-klub Premier League.

Meski demikian, Marotta tidak mau membahas hal itu. Dia menegaskan saat ini Icardi masih pemain Inter dan sebab itu Icardi harus memberikan permainan terbaiknya. Akan ada waktunya bicara soal masa depan, kesalahan Icardi masih bisa dimaafkan.

“Dia [Icardi] adalah pemain Inter dan dia harus bermain sebaik mungkin, jadi marilah bicara soal saat ini. Akan ada waktunya mempertimbangkan masa depan,” kata Marotta di tribalfootball.

“Dia masih 26 tahun, jadi dia masih harus berkembang. Saya tahu saya sudah pernah membuat banyak kesalahan dalam karier saya yang tidak akan saya ingat lagi, sebab dengan itu sekarang saya punya pengalaman, jadi pemain juga sama.”

Mendukung Pemain
Ucapan Marotta ini tampaknya sesuai dengan isi hati fans Inter. Saat pemanasan jelang laga kontra Atalanta (0-0) akhir pekan lalu, Icardi tetap disambut dukungan yang sama oleh fans. Tidak ada perbedaan apa pun meski dia sempat membangkang.

“Saya tidak mengharapkan perbedaan apa pun dari fans, sebab orang-orang tahu klub yang paling utama, warna Nerazzurri, dan kami harus bersatu melakukan yang terbaik untuk Inter,” tandasnya.

Di sisi lain, masalah Icardi ini bisa membuat harga jualnya turun. Klub-klub yang tertarik juga bisa mundur jika Icardi tidak mau berubah.

Jawaban Bos Inter Milan Soal Masa Depan Icardi?

Jawaban Bos Inter Milan Soal Masa Depan Icardi

ligabolaitalia.com – Jawaban Bos Inter Milan Soal Masa Depan Icardi?, Bos Inter Milan, Giuseppe Marotta belum mau membicarakan rumor yang beredar soal masa depan Mauro Icardi. Dia hanya ingin menegaskan bahwa tidak ada satu pun pemain yang lebih besar dari klub.

Masalah Icardi ini sudah membikin kondisi skuat Inter tidak kondusif dalam beberapa pekan terakhir. Icardi sempat mogok bermain pasca ban kaptennya dicopot, dan pada saat itu Inter sering menelan kekalahan.

Baca juga : Pochettino Digoda AC Milan dengan Dana Rp 5,5 Triliun

Icardi akhirnya kembali bermain pada laga kontra Genoa pekan lalu. Dia mencetak satu gol yang membantu Inter meraih kemenangan telak 4-0. Saat itu, tampaknya tidak ada yang berubah dalam diri Icardi dan Inter.

Masa Depan Icardi
Konflik Icardi dengan pihak klub ini menimbulkan rumor bahwa dia bakal segera dilepas Inter. Kabarnya, beberapa klub sudah berusaha mendekati Icardi, seperti Real Madrid dan klub-klub Premier League.

Meski demikian, Marotta tidak mau membahas hal itu. Dia menegaskan saat ini Icardi masih pemain Inter dan sebab itu Icardi harus memberikan permainan terbaiknya. Akan ada waktunya bicara soal masa depan, kesalahan Icardi masih bisa dimaafkan.

“Dia [Icardi] adalah pemain Inter dan dia harus bermain sebaik mungkin, jadi marilah bicara soal saat ini. Akan ada waktunya mempertimbangkan masa depan,” kata Marotta di tribalfootball.

“Dia masih 26 tahun, jadi dia masih harus berkembang. Saya tahu saya sudah pernah membuat banyak kesalahan dalam karier saya yang tidak akan saya ingat lagi, sebab dengan itu sekarang saya punya pengalaman, jadi pemain juga sama.”

Mendukung Pemain
Ucapan Marotta ini tampaknya sesuai dengan isi hati fans Inter. Saat pemanasan jelang laga kontra Atalanta (0-0) akhir pekan lalu, Icardi tetap disambut dukungan yang sama oleh fans. Tidak ada perbedaan apa pun meski dia sempat membangkang.

“Saya tidak mengharapkan perbedaan apa pun dari fans, sebab orang-orang tahu klub yang paling utama, warna Nerazzurri, dan kami harus bersatu melakukan yang terbaik untuk Inter,” tandasnya.

Di sisi lain, masalah Icardi ini bisa membuat harga jualnya turun. Klub-klub yang tertarik juga bisa mundur jika Icardi tidak mau berubah.

Daftar Pemain atau Squad Pemain Inter Milan 2018/2019

inter-milan

Daftar Skuad Inter Milan

Liga Bola Italia – Radja Naiggolan akhirnya bergabung dengan Inter Milan yang merupakan salah satu klub raksasa di Italia. Inter Milan memboyong pemain anyer tersebut dari AS Roma dengan harga yang cukup fantastic yakni £34.20m yang diharapkan dapat memperkuat skuad Inter Milan di musim depan ketika kompetisi bergulir.

Inter Milan pada musim lalu tampil cukup gemilang dengan finish di posisi ke 4 Klasemen Liga Italia dan berhak ikut ke kompetisi Liga Champions asalkan klub asal kota San Siri tersebut bisa melewat babak kualifikasi.

Dibawah Asuhan Luciano Spalletti, Inter Milan akan bekerja dan bermain lebih bagus dan lebih gemilang lagi guna memperebutkan gelar Scudeto yang sudah lama tidak pernah dirasakan oleh klub yang berjulukan I Nerazzurri tersebut.

Goalkeeper
46 Tommaso Berni Italy 06/03/1983
93 Raffaele Di Gennaro Italy 03/10/1993
1 Samir Handanovič Slovenia 14/07/1984
27 Daniele Padelli Italy 25/10/1985
Defender
21 Cédric Soares Portugal 31/08/1991
33 Danilo D’Ambrosio Italy 09/09/1988
29 Dalbert Brazil 08/09/1993
6 Stefan de Vrij Netherlands 05/02/1992
23 Miranda Brazil 07/09/1984
13 Andrea Ranocchia Italy 16/02/1988
37 Milan Škriniar Slovakia 11/02/1995
2 Šime Vrsaljko Croatia 10/01/1992
Midfielder
18 Kwadwo Asamoah Ghana 09/12/1988
20 Borja Valero Spain 12/01/1985
77 Marcelo Brozović Croatia 16/11/1992
87 Antonio Candreva Italy 28/02/1987
5 Roberto Gagliardini Italy 07/04/1994
15 João Mário Portugal 19/01/1993
14 Radja Nainggolan Belgium 04/05/1988
44 Ivan Perišić Croatia 02/02/1989
8 Matías Vecino Uruguay 24/08/1991
Forward
11 Keita Baldé Senegal 08/03/1995
9 Mauro Icardi Argentina 19/02/1993
10 Lautaro Martínez Argentina 22/08/1997
16 Matteo Politano Italy 03/08/1993
74 Eddy Salcedo Italy 01/10/2001
Manager
Luciano Spalletti Italy 07/03/1959
Ass. Manager
Marco Domenichini Italy 21/10/1958