Milan Berharap Madrid Mau Untuk Turunkan Harga Jual Brahim

Milan Berharap Madrid Mau Untuk Turunkan Harga Jual Brahim Kabar terbaru dari Italia menyebutkan bila AC Milan akan membuka diskusi dengan Real Madrid terkait penebusan permanen Brahim Diaz. Pada perbincangan nanti, Rossoneri sendiri berharap El Real ingin menurunkan harga jual gelandang yang berasal dari Spanyol.

Seperti yang dapat diketahui, AC Milan telah meminjam Brahim Diaz selama dua musim sejak musim panas tahun 2021 silam.

Dan selama menjalani masa peminjaman di San Siro, gelandang yang berusia 23 tahun tersebut sanggup menjadi amunisi penting untuk pasukan Stefano Pioli, dan memiliki cukup kontribusi ketika tim menjuarai Serie A musim lalu.

Pada musim 2022/23 ini, Diaz masih menjadi gelandang paling kreatif untuk Milan dan penampilannya bahkan melewati rekrutan termahal klub di musim panas kemarin yakni Charles De Ketelaere.

Baca Juga: Lazio Memiliki Ketertarikan Untuk Rekrut Striker Argentina Tersebut

Penampilan gemilang Diaz inilah yang membuat manajemen Milan berminat untuk mengubah statusnya menjadi permanen pada musim panas tahun depan.

Di pertemuan tersebut, Milan akan berupaya untuk merayu Madrid supaya mereka berminat untuk melepas Diaz di harga yang cukup terjangkau.

Bila mengacu pada pembelian Charles De Ketelaere musim panas ini yang senilai 32 juta Euro atau setara dengan Rp 523 miliar, maka Il Diavolo Rosso berharap Madrid mau melepas Diaz di bawah nominal tersebut.

SAH! AC Milan Memperpanjang Kontrak Pierre Kalulu

SAH! AC Milan Memperpanjang Kontrak Pierre Kalulu AC Milan sah memperpanjang kontrak salah satu pemainnya tersebut. Pemain tersebut ialah Pierre Kalulu yang memperoleh kontrak dalam jangka panjang.

Kalulu sendiri sebenarnya baru saja masuk pada tahun 2020 silam dari Lyon. Dalam periode dua tahun, pemain yang berposisi sebagai bek tengah tersebut dengan cepat jadi pemain inti.

Kebetulan, usianya juga masih muda. Kalulu lahir pada tahun 2000 atau usianya sekarang masih berumur 22 tahun. Milan yang memang sedang regenerasi skuad, memutuskan untuk memperpanjang kontrak sang pemain.

Dalam kontrak terbarunya, Kalulu akan bertahan di Milan selama lima tahun ke depan. Kontraknya akan habis pada tahun 2027 mendatang.

Baca Juga: AC Milan Bersiap Lawan Siapa Saja Pada 16 Besar Liga Champions

Newcastle Pernah Tertarik Terhadap Kalulu

Penampilan Kalulu yang keren itu pernah menarik perhatian sejumlah tim. Newcastle sendiri yang menjadi salah satunya.

Tim yang sedang membangun kembali kekuatannya seperti di masa lalu tersebut tengah mencari pemain muda yang potensial untuk menggalang pertahanan.

Sasaran tersebut juga akhirnya diarahkan terhadap Kalulu. Sayangnya, belum sampai penawaran berjalan, Kalulu sudah mencapai persetujuan kontrak baru dengan Milan.

AC Milan Bersiap Lawan Siapa Saja Pada 16 Besar Liga Champions

AC Milan Bersiap Lawan Siapa Saja Pada 16 Besar Liga Champions Sosok pelatih AC Milan yakni Stefano Pioli menegaskan bahwa timnya tak gentar menghadapi siapa saja pada sesi 16 besar Liga Champions usai memastikan diri lolos selepas mengalahkan RB Salzburg 4-0 pada pertandingan terakhir Grup E di Stadion San Siro, Milan, Rabu (2/11/2022) atau Kamis silam WIB.

Pioli mengatakan dirinya tak memikirkan siapa lawan mereka di babak 16 besar sebab AC Milan sendiri merupakan juara Liga Italia.

“Tak masalah siapa yang kita jumpai, bagaimanapun juga akan merangsang dan susah. Kami ialah Juara Italia dan harus memainkan sepak bola kami, mencoba melangkah sejauh mungkin,” ucap Pioli.

“Tak ada yang perlu ditakuti. Sekarang kami harus kembali ke jalur di Serie A, sedekat mungkin dengan Napoli, yang tengah dalam penampilan luar biasa. Kami harus ambisius di Liga Champions dan tak takut apa pun. Siapa pun lawan kami akan menemukan tim Milan dengan kepercayaan,” sambungnya.

Baca Juga: Simone Inzaghi Was-Was Kebangkitan Juventus di Derbi d’Italia

Perihal pertandingan melawan RB Salzburg, Pioli sendiri menjelaskan timnya bermain dengan nafsu yang bagus serta memperagakan pertahanan yang amat solid.

Selain itu, pelatih yang berasal dari Italia tersebut memuji kinerja dari garis depannya yang sudah tampil tajam dan sanggup mengamankan kemenangan besar 4-0 atas tim asal Austria tersebut.

“Kami bermain dengan keinginan untuk menciptakan bahaya melawan Salzburg, yang bertahan dengan garis yang amat ketat. Usai gol kedua, kami sukses lebih mengontrol permainan dan mendominasi,” jelas Pioli.

“Itu merupakan pertandingan Liga Champions yang amat bagus, dengan serangan ujung ke ujung serta tempo tinggi, jadi saya puas,” katanya.

AC Milan sendiri memastikan kemenangan atas RB Salzburg berkat gol yang dicetak oleh Olivier Giroud (2), Rade Krunic serta Junior Messias, sekaligus membuat Rossonerri lolos ke 16 besar Liga Champions dengan status runner-up Grup E dengan torehan 10 poin dari 6 pertandingan, berselisih tiga poin dari Chelsea di tempat pertama.

Wahai Giroud Mau Hingga Kapan Gendong AC Milan?

Wahai Giroud Mau Hingga Kapan Gendong AC Milan? Usia 36 tahun tidak membuat striker AC Milan yakni Olivier Giroud berhenti untuk menjaga penampilannya di level teratas. Bahkan, dirinya juga tidak tahu secara pasti kapan untuk mengakhiri kariernya sebagai pesepak bola profesional tersebut.

Sebelumnya, AC Milan berhasil meraih tiga poin atas Spezia di San Siro dalam pertandingan minggu ke-13 Serie A 2022/23, Minggu (6/11/2022) dini hari WIB. Rossoneri berhasil mencampakkan sang tamu dengan skor tipis 2-1 dan Olivier Giroud menjadi juru selamat Milan berkat gol telatnya di menit 89.

Kesuksesan Giroud mencetak gol penentu di pertandngan tersebut mengundang decak kagum. Pasalnya sang striker sudah berusia 36 tahun, tapi masih sanggup jadi pembeda untuk sang tuan rumah.

Waktu  disinggung mengenai usianya tersebut, Giroud mengaku santai. Ia menilai bahwa ia masih sanggup bermain untuk waktu yang jauh lebih lama dan berkontribusi lebih banyak untuk Milan.

Baca Juga: Legenda Inter Milan Katakan Gaya Main Martinez Mirip Dengan Inzaghi

Tidak Tahu Kapan Harus Stop

Seusai pertandingan, Olivier Giroud kedapatan pertanyaan terkait  hingga usia berapa mantan pemain Arsenal ini akan terus berkiprah di sepak bola. Yang pasti, bila tubuhnya masih sanggup bermain, Giroud akan terus merumput.

“Saya tak  tahu, kapan pun tubuh saya mengatakan untuk terus bermain tersebut telah cukup,” ujarnya.

Semenjak cutinya seorang Zlatan Ibrahimovic, Olivier Giroud terkadang menjadi andalan si AC Milan dalam menggedor garis pertahanan lawan. Walaupun kedatangan seorang Divock Origi sebagai bomber baru, tempat Olivier Giroud sebagai pemain penting di Rossoneri tak terpinggirkan.

Baru Tampil di Piala Dunia 2022

Olivier Giroud sejauh ini mencatat kan penampilan yang cukup mengesankan bersama dengan AC Milan di berbagai pertandingan. Total, bomber berusia 36 tahun tersebut telah membungkus 18 pertandingan serta mencetak sembilan gol dan empat assist.

“Saya tak  tahu apakah itu momen terbaik dalam karir saya, namun ada waktu ketika Anda berada di tempat yang pas pada waktu yang tepat, kemudian saya mencoba melakukan apa yang saya tahu bagaimana melakukannya, hidup saya ada di area penalti,”

Tak diragukan lagi, kesempatan Giroud untuk masuk ke dalam skuat timnas Prancis pada turnamen Piala Dunia 2022 terbuka cukup lebar. Mengingat akan pelatih tim nasional, Didier Deschamps masih belum menentukan nama-nama final yang akan membela panji Les Blues di Qatar nanti.

SAH! AC Milan Perpanjang Kontrak Stefano Sampai 2025

SAH! AC Milan Perpanjang Kontrak Stefano Sampai 2025 Kabar angin perihal akan kontrak baru Stefano Pioli belum lama menguak ke publik. Tak hingga dua minggu sejak informasi tersebut beredar, AC Milan secara sah memperpanjang kontrak sang manajer tersebut.

Pioli mendapatkan kontrak baru selama dua tahun dari waktu kontraknya yang terakhir. Itu berarti pria yang kini berusia 57 tahun ini akan menetap di Rossoneri hingga tahun 2025 mendatang.

Sebelumnya, kontrak Pioli sendiri akan usai pada akhir musim 2022/2023 mendatang. Milan tak ingin melepas sang manajer apalagi berpindah ke lain hati untuk kini, jadi Pioli sendiri diberikan kontrak baru.

Kedua belah pihak bahagia  dengan perpanjangan kontrak baru tersebut. Karena, Pioli sudah membawakan kesuksesan Milan kembali selepas belasan tahun sibuk mencari keberhasilan tersebut dengan berbagai macam pelatih.

Baca Juga:Mainnya Buruk! Pioli Jelaskan Kenapa Ganti Rafael Leao pada Pertandingan Lawan Torino

Amat Cepat

Pioli sendiri pernah ditanyai langsung oleh media di Italia perihal akan kemungkinan kontrak barunya di Milan. Ia kemudian menjawab untuk tak terlalu tergesa-gesa mengenai perihal tersebut sebab masih harus mempersiapkan cukup banyak hal.

Begitu kontraknya telah berakhir disiapkan dan kemudian disahkan, Pioli mengaku terkejut dan bahagia. Dia tidak menyangka persiapan kontrak barunya tersebut terjadi amat cepat di luar dugaannya.

“Rasanya amat bahagia dapat memperbaharui kontrak di sini. Kontraknya disiapkan amat cepat dan saya sangat senang dengan ini. Saya memang menunggu momen tersebut,”imbuhnya.

Memiliki Segalanya

Pioli juga bahagia dengan fasilitas serta kebutuhan yang ia perlukan selama berada di Milan. Menurutnya, Milan memiliki segalanya yang membantunya melakukan segala hal dengan amat baik.

Para pemain di tim senior serta pemain-pemain muda yang disiapkan di akademi dianggapnya mempunyai talenta luar biasa. Jadi ia merasa dapat memberikan sesuatu kepada tim dengan modal tersebut.

“Saya selalu amat positif selama berada di sini. Ada sensasi yang positif bila pertama datang. Saya rasa lingkungannya amat baik, ada talenta yang dipunya dan ambisi yang dimiliki. Pokoknya ada semua untuk dapat melakukan yang terbaik,: ucap dia.

2 Posisi Terlemah AC Milan Harus Dirubah Pada Bursa Pemindahan Januari 2023

2 Posisi Terlemah AC Milan Harus Dirubah Pada Bursa Pemindahan Januari 2023 Penampilan AC Milan pada musim ini sebenarnya tak dapat dikatakan mengecewakan. Rossoneri sendiri tampil cukup bagus di Liga Italia dan Liga Champions.

Di Liga Italia, Milan sendiri tengah  berada di peringkat ke-3 klasemen sementara dengan 26 poin atau tertinggal enam poin dari Napoli. Di Liga Champions, Milan berada di peringkat ke-2 dengan tujuh poin dan hanya perlu hasil seri untuk lolos ke sesi gugur.

Tapi, Milan masih menyimpan banyak akan kelemahan sepanjang perjalanannya di musim 2022/2023. Kelemahan tersebut pun dituliskan MilanNews terdapat di dua posisi, yakni di penjaga gawang serta di bagian sayap kanan.

Kini Milan sebenarnya memiliki sejumlah pemain yang mengisi dua posisi tersebut. Tapi, kualitas mereka malah menjadi titik terlemah Rossoneri yang dirasa perlu dibenahi pada bursa pemindahan musim dingin yang dibuka pada Januari 2023 mendatang nanti.

Baca Juga: PSG Kebal dari Namanya Kekalahan, Sergio di Lapangan

Mencari Penjaga Gawang Pelapis

Salah satu kehilangan terbesar Milan yakni sebelum pertengahan musim ialah luka yang dialami kiper utama mereka yakni si Mike Maignan. Sang kiper sendiri menderita luka sebab membela timnas Prancis dan kembali terluka saat berlatih bersama Milan.

Alhasil, Milan akhirnya menurunkan kiper pelapis dalam delapan pertandingan terakhir. Pemain yang dimaksud tersebut ialah Ciprian Tatarusanu.

Kiper yang kini berusia 36 tahun ini tak tergesa-gesa amat sebagai kiper pelapis. Namun, kabar yang sama menuliskan bahwa Tatarusanu tak cukup cepat dan tak cukup reaktif untuk menjaga ruang di belakang garis pertahanan.

Pemain Prioritas di Sayap Kanan

Selain itu, Milan sendiri disarankan juga untuk mencari pemain di posisi sayap kanan. Terkhususnya pada posisi tersebut, Milan belum memiliki sang pemain utama dengan kualitas mumpuni layaknya Rafael Leao di sayap kiri.

Posisi sayap kanan di Milan dapat diisi oleh dua pemain dengan posisi alami, yakni Alexis Saelemaekers dan Junior Messias. Keduanya memiliki menit bermain yang cukup sebab acap bergantian dimainkan.

Tapi, output dari Saelemaekers dan Messias kalah istimewa yang dapat dihasilkan oleh Leao. Sementara Milan sendiri kerap  bertumpu terhadap Leao yang berakhir buntu bila sang pemain juga dimatikan oleh lawan.

Wajib Diutamakan

Dua posisi tersebut pun dianggap amat penting untuk diutamakan oleh Milan. Cuma dengan pembelian pemain baru yang jauh lebih baik, Milan diyakini Dapat lebih kompetitif dalam paruh musim kedua.

Di bagian kiper, Milan cukup mencari kiper pelapis dengan kualitas yang jauh lebih tinggi daripada Tatarusanu. Di bagian sayap kanan, Milan sendiri juga wajib mencari pemain utama untuk dapat diandalkan daripada Saelemaekers dan Messias.

Pioli Tidak Tergesa-gesa Ulas Kontrak Baru di AC Milan

Pioli Tidak Tergesa-gesa Ulas Kontrak Baru di AC Milan AC Milan berniat untuk memperbaharui kontrak sang manajer yakni si Stefano Pioli. Tapi belum ada kepastian jadwal untuk pembahasan kontrak baru tersebut.

Pioli sendiri telah menangani Milan sejak bulan Oktober 2019 lalu. Kontrak pria yang  berusia 57 tahun tersebut akan berakhir pada akhir musim 2022/2023 mendatang.

Itu berarti, Milan sendiri sebenarnya memiliki waktu yang cukup amat banyak. Musim ini saja belum mencapai pertengahannya.

Saat disindir perihal tersebut, Pioli setuju tidak perlu tergesa-gesa untuk mengulas perihal kontrak baru. Ia memilih tenang serta memimpin tim di setiap pertandingan.

Tak Masalah

Pioli menjawab kabar kontrak barunya pada konferensi pers resmi sebelum pertandingan minggu ke-12 Liga Italia menghadapi Torino, Senin (31/10/2022) dini hari WIB.

“Layaknya seperti pernikahan, cuma ada pembaharuan janji. Saya sejujurnya tidak tahu kapan hal tersebut akan diulas, entah bulan depan atau dua bulan lagi,” ucap dia.

“Tapi itu tak jadi masalah. Kami telah saling mengenal satu sama lain dengan baik. Dan kami harus menghadapi cukup banyak tantangan ke depannya bersama-sama,” tambah dia.

Baca Juga: Agenda Lengkap Serie A 2022/2023

Penampilan Tim yang Mengesankan

Salah satunya  alasan Pioli tenang perihal kontrak barunya ialah penampilan tim yang masih senantiasa mengesankan. Juara bertahan Liga Italia ini berada di peringkat ke-2 klasemen sementara dengan 26 poin, tertinggal enam poin dari Napoli.

Milan juga sementara berada di peringkat ke-2 Grup E Liga Champions 2022/2023. Milan cuma perlu hasil seri untuk lolos dari fase grup.

Melihat penampilan Rossoneri sejauh ini, pembaharuan kontrak tidak akan jadi masalah. Pioli juga menegaskan tak jadi masalah bila memang masih lama dibahas.

Penyesalan Galliani Bicara Soal Milan

ligabolaitalia Penyesalan Galliani Bicara Soal Milan

ligabolaitalia.com – Andriano Galliani angkat kaki begitu Silvio Berlusconi memustukan menjual Milan ke pengusaha asal China, Yonghong Li. Ia sedang menikmati kiprahnya di salah satu klub Serie C, Monza.

Galliani memulai kiprahnya bersama AC Milan sejak tahun 1986. Hingga hengkang pada tahun 2017 lalu, ia bertanggung jawab dalam mendatangkan beberapa pemain penting. Salah satunya adalah legenda asal Brasil, Kaka.

Adriano Galliani berbicara banyak soal klub yang pernah ia pimpin, yakni AC Milan. Mulai dari kehadiran dua penggawa muda, Krzysztof Piatek dan Lucas Paqueta, hingga penyesalan karena gagal membawa Carlos Tevez ke San Siro.

“Saya sibuk di bulan Januari, mendatangkan 16 pemain baru dan menjual 14 orang. Saya lahir dan dibesarkan di Monza, pergi melihat tim ini saat masih kecil, jadi saya selalu menjadi penggemarnya,” tutur Galliani kepada Radio Deejay.

Baca juga

Saat ini, Leonardo bertanggung jawab dalam mendatangkan pemain ke AC Milan. Di tangannya, ia berhasil menghadirkan beberapa sosok penting seperti Lucas Paqueta dan juga bomber berbahaya Polandia, Krzysztof Piatek.

“Milan telah memperkuat dirinya lebih baik dari tim manapun di Eropa selama bursa transfer Januari, di mana Leonardo mengubah wajah Milan dengan Krzysztof Piatek dan Lucas Paqueta,” lanjutnya.

“Saya sering berbicara dengan Leonardo, sebab kami berteman, tapi saya yakin dia tak butuh saran saya di bursa transfer,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Galliani berbicara soal salah satu penyesalannya saat masih menangani Milan dulu. Itu adalah kegagalannya memboyong Carlos Tevez dari Manchester City. Pemain asal Argentina itu lalu memilih pindah ke klub rival, Juventus.

“Carlitos Tevez adalah sebuah penyesalan, karena kami sudah begitu dekat,” tandasnya.

Penyesalan itu semakin terasa pahit dengan permainan gemilang Tevez saat berada di Juventus. Sebelum angkat kaki dari Turin di tahun 2015, ia sempat mencatatkan total 95 penampilan di semua kompetisi serta mencetak 50 gol.

Di Era Gattuso Milan Paling Ofensif

Di Era Gattuso Milan Paling Ofensif

ligabolaitalia.com – Karier manajerial Gattuso dimulai sebagai pemain-menajer klub terakhirnya, Gattuso juga terkenal karena sifat kompetitif dan kualitas kepemimpinannya sepanjang karirnya.

AC Milan menang 3-0 saat menjamu Cagliari di San Siro pada giornata 23 Serie A 2018/19, Senin (11/2). Dalam laga ini, Milan menampilkan permainan menyerang yang sangat istimewa.

Milan mengalahkan Cagliari 3-0 lewat bunuh diri Luca Cepitelli menit 13, serta gol-gol Lucas Paqueta menit 22 dan Krzysztof Piatek menit 62.

Baca juga

Anak-anak asuh Gennaro Gattuso mencatatkan total 19 tembakan. Dari 19 tembakan itu, 11 di antaranya tepat sasaran.

Selama dilatih Gattuso, ini merupakan pertama kalinya Milan mencatatkan shots on target hingga 11 dalam satu pertandingan. Bisa dibilang, ini adalah Milan paling ofensif di era kepelatihannya.

Milan mencatatkan 11 shots on target ketika melawan Cagliari. Ini adalah rekor shots on target terbanyak dalam satu laga yang dibukukan Milan besutan Gattuso di semua kompetisi (65 pertandingan).

Ketika Milan melepaskan 11 tembakan tepat sasaran dan mendapatkan tiga gol, Cagliari hanya punya dua tembakan tepat sasaran dan keduanya dimentahkan oleh Gianluigi Donnarumma.
Pemain Milan yang paling banyak menembak tepat sasaran di laga ini adalah Hakan Calhanoglu, yakni empat kali. Piatek berada di urutan kedua dengan tiga tembakan tepat sasaran.

Shots on target terbanyak vs Cagliari:

4 – Hakan Calhanoglu

3 – Krzysztof Piatek

1 – Franck Kessie

1 – Suso

1 – Lucas Paqueta

1 – Fabio Borini.

Calhanoglu tidak menyumbang gol maupun assist dalam laga ini. Sementara itu, Piatek dan Paqueta menyarangkan masing-masing satu gol untuk Rossoneri.