Christiano Ronaldo Torehkan Sensasi Kembali

Christiano Ronaldo Torehkan Sensasi Kembali

ligabolaitalia.com Salah satu mantan pemain andalan Real Madrid ,Christiano Ronaldo berhasil torehkan prestasinya di usianya yang ke 35 tahunnya. Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Christiano Ronaldo Torehkan Sensasi Kembali. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Christiano Ronaldo Torehkan Sensasi Kembali

Memasuki Rabu (5/2/2020), Cristiano Ronaldo merasakan “perubahan”. Kini dia berusia 35 tahun. Ya, pada Rabu hari ini, satu di antara pesepak bola yang dianggap terhebat di dunia berjulukan CR7 itu merayakan ulang tahun ke-35.35 tahun bukan usia yang muda lagi di dunia sepak bola. Sekadar random, usia Cristiano Ronaldo bahkan lebih tua dari Perdana Menteri Finlandia, Sanna Mirella Marin, yang berusia 34 tahun.Usia Ronaldo saat ini bahkan dua kali dari remaja penuh sensasi milik Barcelona, Ansu Fati, yang baru berumur 17 tahun.

Megabintang kepunyaan Juventus itu disebut masih bisa bermain hingga bertahun-tahun mendatang. Melihat kondisinya sekarang, hal itu bukan suatu kemustahilan. Tengok saja Gianluigi Buffon, rekannya di Juventus, yang sudah menginjak umur 42 tahun.Keduanya belum memperlihatkan tanda-tanda pensiun dalam waktu dekat.Seiring dengan itu, Ronaldo diyakini masih bisa menorehkan berbagai prestasi, seperti yang sudah dilakukannya hampir dalam dua dekade terakhir bersama klub-klub top yang dibelanya.Terbaru, Ronaldo menyamai catatan David Trezeguet 14 silam, yakni mencetak gol dalam sembilan laga beruntun. Sejak gabung Juventus pada musim panas 2018, Ronaldo sudah mengoleksi 50 gol dalam 70 pertandingan.

Sepanjang kariernya, Ronaldo sudah menorehkan seabrek prestasi personal maupun bersama tim, termasuk memenangi tiga gelar Premier League, dua gelar La Liga, satu Serie A, lima gelar juara Liga Champions,Lantas apa saja rekor-rekor yang masih mungkin diukir Cristiano Ronaldo setelah dia berulang tahun ke-35?

– Cristiano Ronaldo saat ini mengemas 99 gol internasional. Dengan Piala Eropa yang akan digelar musim panas mendatang, Ronaldo berpotensi menyamai atau bahkan melewati catatan gol internasional terbanyak yang dipegang Ali Daei dengan 109 gol.Begitu melewati catatan itu, Ronaldo bakal jadi pencetak gol internasional terbanyak sepanjang sejarah.

– Ronaldo saat ini mengoleksi 19 gol di Serie A, di bawah Ciro Immobile yang jadi top scorer sementara dengan 25 gol.Jika mampu menyalip striker Lazio itu dan tampil sebagai top scorer Serie A musim ini, itu berarti Ronaldo akan jadi pemain pertama dalam sejarah yang mampu jadi top scorer di Premier League, La Liga, dan Serie A.

– Ronaldo memenangi Liga Champions 2018 bersama Real Madrid setelah menumbangkan Liverpool di partai puncak.Jika tahun ini ia merebut gelar turnamen antarklub paling bergengsi di Eropa itu bersama Juventus, ayah empat anak itu akan menyamai rekor Francisco Gento (Real Madrid), dengan memenangi Liga Champions enam kali.

– Masih di Liga Champions, Ronaldo dan Lionel Messi sejauh ini membukukan delapan hattrick. Ronaldo tentu saja punya peluang mempertajam statistiknya itu.Penyerang Juventus, Cristiano Ronaldo, berhasil mencetak gol saat bersua Hellas Verona pada laga pekan ke-23 Serie A. Gol itu pun membuat Ronaldo kembali mengukir rekor bersama Juve di Serie A.

Baca Juga : Lazio Gagal Kalahkan Verona Sesal Simone

Menjalani laga di Stadio Marc’Antonio Bentegodi, Sabtu (8/2/2020) malam waktu setempat, kapten Timnas Portugal itu kembali menjadi andalan Juventus di lini serang.Berdasarkan statistik di Whoscored, Cristiano Ronaldo berhasil melepaskan tujuh tembakan, yang dua di antaranya mengarah ke gawang serta satu sepakan menerpa mistar.Bola hasil tembakan Ronaldo yang mengenai tiang gawang terjadi pada menit ke-35. Adapun dua sepakan on target yang dilepaskan Cristiano Ronaldo, satu di antaranya berbuah gol, yakni pada menit ke-65.

Berkat gol tersebut, nama Ronaldo lagi-lagi masuk dalam buku rekor Juventus. Mantan bomber Real Madrid itu menjadi pemain Juve pertama yang berhasil mencetak gol secara beruntun dalam 10 laga di Serie A.Sebelumnya, Cristiano Ronaldo menyamai rekor David Trezeguet dengan mencetak gol dalam sembilan laga berturut-turut di Serie A. Kini, pemain yang baru berulang tahun ke-35 itu mendekati rekor Gabriel Bautista, yang mampu mencetak gol dalam 11 pertandingan liga secara beruntun.

Sayangnya, gol Cristiano Ronaldo gagal membawa Juventus meraih kemenangan. I Bianconeri harus mengakui keunggulan tim tuan rumah, dan menyerah dengan skor 1-2.Sepasang gol kemenangan Hellas Verona dicetak Fabio Borini pada menit ke-76 dan Giampaolo Pazzini menit ke-86.Hasil ini membuat posisi Juventus di klasemen sementara Serie A terancam. Mereka kini mendulang 54 poin hasil dari 23 laga, unggul tiga angka atas Inter Milan di posisi kedua.Inter berpeluang menyamakan poin, jika mampu mengalahkan AC Milan di Giuseppe Meazza, Minggu (9/2/2020). Adapun Verona melesat ke peringkat enam klasemen dengan mendulang 34 poin.

Christiano Ronaldo Dibantu Wujudkan Impiannya

Christiano Ronaldo Dibantu Wujudkan Impiannya

ligabolaitalia.com Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Christiano Ronaldo Dibantu Wujudkan Impiannya Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Christiano Ronaldo Dibantu Wujudkan Impiannya

Juventus baru saja melaju ke semifinal Coppa Italia usai menaklukkan AS Roma dalam laga semifinal di Stadion Allianz, Rabu (22/1/2020) waktu setempat atau Kamis dini hari WIB.Tampil di hadapan pendukung sendiri, Juventus dengan perkasa menang 3-1.Gol-gol I Bianconeri dicetak oleh Cristiano Ronaldo (menit ke-26), Rodrigo Bentancur (38′), dan Leonardo Bonucci (45+2′).Adapun gol Roma berasal dari lesakan bunuh diri Gianluigi Buffon (50′).

Juventus memang tampil lebih mendominasi.Situs resmi Lega Serie A mencatat pasukan Maurizio Sarri memimpin penguasaan bola dengan 54 persen.Dari segi peluang, Juventus memiliki 9 yang 7 di antaranya mengarah tepat sasaran.Sementara itu, AS Roma mempunyai 11 kesempatan dengan 6 menuju ke gawang.Terlepas dari permainan dominan Juventus, Cristiano Ronaldo tetap menjadi pusat perbincangan.Pasalnya, Ronaldo berhasil menularkan performa fantastis di Liga Italia ke Coppa Italia.

Sejauh ini, Ronaldo mampu menggelontorkan gol dalam tujuh pertandingan terakhir di Serie A!Dalam periode tersebut, Ronaldo total menyumbangkan 11 gol untuk Juventus!Secara keseluruhan, penyerang kelahiran Funchal, Portugal, 5 Februari 1985 ini sudah mengoleksi 16 gol dari 17 penampilan di Liga Italia.Di Liga Italia, produktivitas Cristiano Ronaldo hanya berada di bawah striker Lazio, Ciro Immobile.Immobile sudah mengukir 23 gol dari 19 penampilan.

Baca Juga : Federico Bernardeschi Lebih Worth It

Namun, Ronaldo tak hanya berkontribusi di Liga Italia, melainkan Coppa Italia.Bermain 90 menit kontra AS Roma, Ronaldo bukan sekadar menceploskan gol.Ronaldo juga ikut menciptakan dua peluang bagi rekan setimnya untuk menggetarkan jala gawang Roma.Peran vital Cristiano Ronaldo pun mendapat apresiasi dari Maurizio Sarri.Bahkan Sarri mengaku skuad Juventus mau menolong Ronaldo merealisasikan satu hal.Apabila sukses mewujudkannya, Ronaldo akan setara dengan kapten Barcelona, Lionel Messi.

“Ronaldo dalam kondisi fisik dan mental yang luar biasa,” kata Maurizio Sarri seperti dikutip dari Goal England.”Dia memiliki kecepatan yang mengesankan dan mempunyai kemampuan luar biasa.””Dia adalah seorang juara. Salah satu yang terkuat sepanjang masa.””Kami ingin membantunya meraih Ballon d’Or keenam.””Hal itu akan membuat kami semua bahagia,” ucap Sarri menambahkan.Sejauh ini Cristiano Ronaldo sudah mendapat lima Ballon d’Or, sedangkan Messi telah meraihnya enam kali.

Ronaldo Gagal Juara Piala Super Italia

Ronaldo Gagal Juara Piala Super Italia

ligabolaitalia.com Ronaldo Kaget tidak bisa mengantungi medali emas di Juara Piala Super Italia.Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Ronaldo Gagal Juara Piala Super Italia. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Ronaldo Gagal Juara Piala Super Italia

Juventus harus menyerah dari Lazio pada ajang final Piala Super Italia 2019. Bianconeri takluk dengan skor 1-3 di King Saud University Stadium, Senin (23/12/2019) dini hari WIB.Ini merupakan kekalahan kedua Juventus dari Lazio musim ini. Mereka sebelumnya juga kalah dengan skor identik saat bertemu di giornata ke-13.Momen menarik pun terjadi saat prosesi pengalungan medali. Megabintang Juventus, Cristiano Roanldo terlihat enggan menerima medali perak di laga final.

Tepat setelah dikalungkan, medali tersebut dilepasnya sebelum menyentuh dadanya. Medali itu hanya beberapa detik tergantung di dada Cristiano Ronaldo. Tidak ada yang tahu medali tersebut akan disimpan atau dibuang.Tindakan tersebut tidak mengejutkan. Penyerang Juventus tersebut dikenal sebagai pemain yang punya ambisi tinggi di setiap kompetisi yang diikuti. Dia tentu tidak membutuhkan pengingat kekalahan menyakitkan di partai final.

Baca Juga : AC Milan Dihancurkan Hingga Lebur

Kekalahan Pertama Ronaldo di Partai Final Setelah 2013
Kekalahan itu juga menodai rekor apik Cristiano Ronaldo. Sudah lama pemain asal Portugal itu tidak merasakan kegagalan di partai final sebuah kejuaraan.Terakhir kali ia mengalami kekalahan saat Real Madrid takluk 1-2 dari Atletico Madrid pada final Copa Del Rey 2013.Setelah itu, Ronaldo memborong 14 trofi secara berturut-turut dari partai final. Torehan tersebut di raih bersama Real Madrid, Juventus, dan Timnas Portugal.

Berikut Daftar Kemenangan Cristiano Ronaldo di Final
1. Final Copa del Rey 2014 (Real Madrid)
2. Final Liga Champions 2014 (Real Madrid)
3. Final Piala Super Eropa 2014 (Real Madrid)
4. Final Piala Dunia Antarklub 2014 (Real Madrid)
5. Final Liga Champions 2016 (Real Madrid)
6. Final Piala Eropa 2016 (Portugal)
7. Final Piala Dunia Antarklub 2016 (Real Madrid)
8. Final Liga Champions 2017 (Real Madrid)
9. Final Piala Super Eropa 2017 (Real Madrid)
10. Piala Super Spanyol 2017 (Real Madrid)
11. Final Piala Dunia Antarklub 2017 (Real Madrid)
12. Final Liga Champions 2018 (Real Madrid)
13. Piala Super Italia 2018 (Juventus)
14. Final UEFA Nations League final 2018-19 (Portugal)

Klub yang Menjadi Mangsa Empuk Cristiano Ronaldo

Klub yang Menjadi Mangsa Empuk Cristiano Ronaldo

Ligabolaitalia.com – Tidak ada yang meragukan kemampuan mencetak gol Cristiano Ronaldo. Bintang Juventus itu selalu bisa diandalkan untuk menjebol gawang lawan. Ronaldo saat ini memperkuat raksasa Serie A Juventus. Meski bermain di liga yang cenderung bertahan, ketajaman Ronaldo tidak memudar.

Ronaldo mampu mencetak 28 gol pada musim pertamanya membela Juventus. Pada musim ini, bintang Portugal itu sudah mengemas lima gol sejauh ini. Ronaldo sendiri belum lama ini mencetak gol ke-700 dalam sepanjang karier profesionalnya. Gol tersebut dicetaknya saat Portugal menghadapi Ukraina pada laga Grup B Kualifikasi Piala Eropa 2020. Selama beraksi di lapangan hijau, Ronaldo bisa dibilang punya lawan favorit. Sebab, ia bisa menjebol gawang mereka beberapa kali. Berikut ini beberapa tim yang sering dijebol oleh Cristiano Ronaldo :

Barcelona – 18 gol dalam 31 laga
Ketika Cristiano Ronaldo berada di Real Madrid, hype di sekitar El Clasico naik ke level yang berbeda dan dia sudah mencetak beberapa gol penting melawan Barcelona.

Ronaldo berada di urutan kedua di belakang Lionel Messi (26) dalam daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa di El Clasico dengan 18 gol dan setengah dari gol itu terjadi di pertandingan La Liga. Dia memegang rekor mencetak gol terbanyak dalam pertandingan El Clasico berturut-turut (7 gol dalam 6 pertandingan) tetapi dia tidak pernah mencetak hat-trick ke gawang Barcelona.

Mantan pemain Real Madrid itu tidak mencetak gol dalam tiga penampilan pertamanya melawan Barcelona. Pada 2010/11, ia mencetak satu-satunya gol dari final Copa del Rey dan tepat setahun kemudian, ia mencetak gol kemenangan di Camp Nou dalam pertandingan liga.

Celta Vigo – 20 gol dalam 13 laga
Dalam tiga musim pertama Ronaldo di Spanyol, Celta Vigo tidak berada di La Liga. Namun, ia berhasil mencetak 20 gol melawan Celta sehingga menjadikan mereka lawan favorit keempatnya.

Pada musim 2012/13, Celta bermain melawan Real Madrid sebanyak empat kali dan Ronaldo mencetak tujuh dari sembilan gol yang dicetak klubnya termasuk hat-trick dalam pertandingan Copa del Rey. Ronaldo mencetak tiga hat-trick melawan Celta dalam sepanjang kariernya dan dalam hat-trick terbarunya melawan mereka, ia mencetak empat gol.

Getafe – 23 gol dalam 14 laga
Getafe saat ini bermain di Liga Europa tetapi ketika Cristiano Ronaldo bermain di Spanyol, mereka lebih sering menempati posisi terbawah di klasemen dan bahkan terdegradasi pada musim 2015/16.

Real Madrid hanya bermain melawan Getafe di kompetisi liga ketika Ronaldo berada di klub dan dalam empat belas penampilan, ia mencetak 23 gol yang termasuk tiga hat-trick. Menarik untuk dilihat apakah Ronaldo akan mencetak gol pada level yang sama jika ia melawan Getafe yang sudah jauh lebih baik saat ini.

Baca Juga : Penyebab Cristiano Ronaldo Absen Lawan Lecce

Atletico Madrid – 25 gol dalam 30 laga
Atletico Madrid di bawah Diego Simeone terkenal karena pertahanan solid mereka. Namun, entah bagaimana Ronaldo bisa menyiksa mereka secara konsisten.

Dengan Real Madrid saja, Ronaldo mencetak 22 gol melawan mereka dalam 30 penampilan. Itu membuatnya menjadi pencetak gol terbanyak dalam derby Madrid dengan lima gol lebih banyak daripada Alfredo Di Stéfano.

Ronaldo tetap tampil tajam melawan Atletico saat memperkuat Juventus dan mencetak hat-trick melawan mereka di Babak 16 Besar Liga Champions musim lalu. Ini adalah hat-trick keempat Ronaldo melawan Atletico dengan dua diantaranya terjadi di Liga Champions. Ronaldo juga menjebol gawang Atletico di final Liga Champions 2014.

Sevilla – 27 gol dalam 18 laga
Sevilla sudah membuktikan diri mereka sebagai klub top Eropa dalam beberapa tahun terakhir karena memenangkan tiga gelar Liga Europa berturut-turut dan lolos ke Liga Champions secara teratur. Namun, Ronaldo tidak menghormati reputasi mereka dan menghukum mereka dengan keras.

Dia mencetak 27 gol melawan Sevilla hanya dalam 18 pertandingan yang memberinya rasio gol terhadap pertandingan 1,5! Dia mencetak 25 gol tersebut di La Liga dan dua terjadi dalam pertandingan Piala Super Eropa.

Ronaldo mencetak empat hat-trik dan tiga brace melawan Sevilla. Menariknya, Ronaldo hanya gagal mencetak gol melawan Sevilla dalam lima pertandingan sehingga ia mencetak 27 gol hanya dalam 13 pertandingan.

Penyebab Cristiano Ronaldo Absen Lawan Lecce

Penyebab Cristiano Ronaldo Absen Lawan Lecce

Ligabolaitalia.com – Manajer Juventus, Maurizio Sarri angkat bicara terkait absennya Cristiano Ronaldo dari skuatnya pada pertandingan melawan Lecce kemarin. Sarri mengatakan sang pemain mengalami kelelahan sehingga ia harus ditepikan.

Beberapa waktu lalu, Juventus melakoni partai tandang di Giornata ke sembilan Serie A musim ini. Mereka menghadapi Lecce di Stadio Via del Mare. Pada laga tersebut, nama Cristiano Ronaldo tidak masuk ke dalam daftar strarting line up Juventus. Ia bahkan tidak berada di bangku cadangan pada laga tersebut.

Sarri mengakui bahwa sang penyerang mengalami kelelahan total sehingga ia harus beristirahat total. “Cristiano Ronaldo mengalami kelelahan fisik dan juga kelelahan mental,” ujar Sarri kepada Sky Sports Italia. Baca komentar lengkap eks pelatih Chelsea itu di bawah ini.

Beri Istirahat
Sarri menyebut bahwa kondisi Ronaldo sangat tidak memungkinkan untuk bermain melawan Lecce.

Daripada beresiko menurunkan pemain yang kondisinya tidak maksimal, maka ia memutuskan untuk mengistirahatkannya.

“Saya rasa akan tidak ada faedahnya jika kami membawanya ikut bepergian ke sini hari ini. Ketika pemain mengungkapkan rasa capeknya, maka langkah terbaik adalah memberikannya istirahat.”

Baca Juga : Ronaldo Mulai Beri Sinyal Untuk Pensiun

Pengganti Pjanic
Pada pertandingan tersebut, Juventus mendapatkan musibah setelah Miralem Pjanic mengalami cedera di babak kedua.

Sarri mengakui bahwa cedera yang dialami Pjanic akan menjadi masalah tersendiri bagi timnya, namun ia merasa sudah memiliki pemain yang bisa menggantikan peran sang gelandang.

“Bentancur memiliki karakteristik yang tepat untuk bermain di posisi tersebut. Memang betul dia tidak memiliki pengalaman seperti Pjanic, namun ia bisa mengisi kekosongan ini.” ia menandaskan.

Seputar Ronaldo Yang Harus Istirahat di Akhir Pekan

Seputar Ronaldo Yang Harus Istirahat di Akhir Pekan

Ligabolaitalia.com – Juventus berada dalam posisi genting di Liga Champions setelah kalah 0-2 di Atletico Madrid di leg pertama babak 16 besar di Liga Champions. Mereka harus memenangkan minimal tiga gol yang belum terjawab di Stadion Allianz minggu depan.

Cristiano Ronaldo tidak akan bermain akhir pekan ini di Serie A. Ronaldo diselamatkan sepenuhnya fit untuk pertandingan mati melawan Atletico Madrid Madrid.

Untuk itu, Juventus butuh seluruh pemain terbaiknya dalam kondisi fit termasuk Ronaldo. Pesepakbola Portugal yang tampil buruk di kandang Atletico Madrid itu tetap diharapkan bisa bersinar mengingat rekor apiknya menghadapi Los Colchoneros.

Maka demi kondisi Ronaldo yang super siap untuk tengah pekan nanti, pelatih Massimiliano Allegri memutuskan untuk tidak memainkannya saat Juventus menghadapi Udinese, Sabtu (9/3/2019) dini hari WIB nanti.

Baca juga : Gattuso Kecewa dengan Performa Milan di Babak Pertama

Selain Ronaldo, bintang-bintang Juventus lain seperti Giorgio Chiellini, Leonardo Bonucci, dan Paulo Dybala juga akan absen. Ronaldo sendiri sebenarnya ikut latihan kemarin untuk persiapan lawan Udinese.

“Paulo Dybala sudah membaik kondisinya sejak laga di Madrid, di mana dia mendapat cedera,” ujar Allegri di Sportskeeda.

“Mario Mandzukic juga lebih baik, Ronaldo baik-baik saja, tapi dia tidak akan bermain, dia akan duduk di bench,” sambungnya.

Ronaldo musim ini sudah bikin 21 gol dari 35 penampilan di seluruh kompetisi, meski 19 gol di antaranya dibuat di Serie A.