Juve Buka Mulut Mengenai Transfer Wilian

Juve Buka Mulut Mengenai Transfer Wilian

ligabolaitalia.com Pada artikel kali ini kami akan memberikan artikel mengenai  Juve Buka Mulut Mengenai Transfer Wilian. Berikut ini artikel yang memberikan ulasan dan pembahasan mengenai Juve Buka Mulut Mengenai Transfer Wilian

Klub Serie A, Juventus diberitakan mulai mengambil langkah nyata untuk memboyong Willian ke Turin. Si Nyonya Tua diberitakan sudah membuka pembicaraan dengan perwakilan winger Chelsea tersebut.Winger 32 tahun itu merupakan sosok yang sentral di skuat Chelsea. Ia sudah menjadi sosok andalan di sektor sayap Chelsea dalam beberapa tahun terakhir.Performa apik Willian itu membuat sejumlah klub naksir terhadpa sang winger. Juventus diberitakan menjadi salah satu pengagum pemain Timnas Brasil tersebut.Express membeberkan bahwa Juventus sangat serius ingin merekrut Willian. Mereka diberitakan sudah mulai membuka pembicaraan untuk melihat potensi transfer sang winger

Buka Pembicaraan
Menurut laporan tersebut, perwakilan Juventus baru-baru ini mengadakan kontrak dengan agen dari Willian.Mereka diberitakan mengundang sang agen datang ke Turin. Mereka ingin mempresentasikan rencana mereka untuk menggaet Willian ke tim mereka.Pihak Willian diberitakan tertarik dengan ajakan itu dan menyanggupi untuk bernegosiasi dengan perwakilan Juventus tersebut.

Tidak Ingin Dilepas
Di sisi lain, pihak Chelsea diberitakan enggan untuk berpisah dengan Willian dalam waktu dekat ini.Frank Lampard menilai Willian masih sangat dibutuhkan di Chelsea. Ia melihat sang winger memiliki pengaruh yang positif di ruang ganti Chelsea.Untuk itu Lampard dan manajemen Chelsea akan mencegah sang winger pindah ke Turin di bulan Januari nanti.Willian layak dinobatkan sebagai pemain terbaik alias man of the match duel Chelsea vs Lille, matchday 6 Grup H Liga Champions 2019/20, Stamford Bridge, Rabu (11/12/2019) dini hari WIB.Chelsea memenangi laga ini dengan skor 2-1 untuk memastikan langkah ke babak 16 besar. Tammy Abraham mencetak gol pembuka di menit ke-19, lalu digandakan Cesar Azpilicueta di menit ke-35.Kemenangan ini memastikan langkah The Blues ke babak 16 besar sebagai runner-up Grup H. Mereka menemani Valencia yang mengalahkan Ajax Amsterdam 1-0 pada pertandingan lain

Baca Juga : Krunic Sombong Tidak Dimainkan Milan

Willian Si Gesit
Willian menyuguhkan performa level tinggi, Whoscored menganugerahi rating 8,4 untuk pemain 31 tahun ini.Winger Brasil ini memang tidak mencetak gol, tapi kontribusinya luar biasa. Willian tampil impresif lewat pergerakannya yang kerap kali merepotkan pertahanan Lille.Terbukti, Willian berperan langsung dengan memberikan assist untuk gol Tammy Abraham. Gol ini begitu penting untuk melepaskan sebagian tekanan di pundak pemain Chelsea.Selain itu, Willian menorehkan total tembakan terbanyak (4) dan 7 dribel sukses. Usianya mungkin tak lagi muda, tapi kontribusi Willian sudah cukup membuktikan perannya.

Kontrak Habis
Kontrak Willian bersama Chelsea memang akan segera berakhir di musim panas tahun 2020 mendatang.Untuk itu manajemen Chelsea mencoba untuk menawarkan kontrka baru agar Willian bertahan di Stamford Bridge.

Krunic Sombong Tidak Dimainkan Milan

Krunic Sombong Tidak Dimainkan Milan

ligabolaitalia.com Pada artikel kali ini kami akan memberikan artikel mengenai  Krunic Sombong Tidak Dimainkan Milan. Berikut ini artikel yang memberikan ulasan dan pembahasan mengenai Krunic Sombong Tidak Dimainkan Milan

Gelandang AC Milan Rade Krunic mengatakan bahwa Rossoneri maupun para Milanisti saat ini belum melihat kemampuannya yang sebenarnya.Krunic dibeli oleh AC Milan pada musim panas 2019 kemarin. Ia dicomot dari Empoli dengan harga sekitar delapan juta Euro.Rekan setimnya di klub tersebut yakni Ismael Bennacer, juga direkrut ke San Siro pada jendela transfer tersebut. Namun Bennacer lebih sering dimainkan ketimbang Krunic.Sejauh ini, Krunic baru dimainkan sebanyak enam kali saja oleh AC Milan. Ia lebih sering mendapat waktu bermain di era Stefano Pioli dibanding era Marco Giampaolo.

Asah Performa
Rade Krunic kemudian angkat bicara soal situasinya tersebut. Pemain berusia 26 tahun tersebut mengatakan bahwa saat ini ia baru mengeluarkan sedikit kemampuannya.Namun Krunic menegaskan performanya pasti akan meningkat seiring waktu. “Anda belum melihat Krunic yang sebenarnya,” serunya pada Milan TV.”Seiring waktu, saya akan tampil makin bagus. Tapi hal yang paling penting adalah tim ini juga tampil semakin baik,” ujar Krunic

Baca Juga : Rasa Kekeluargaan Juventus Dijaga Dengan Ferari

Mirip Kevin De Bruyne
Sebelumnya, Rade Krunic menyebut dirinya memiliki karakteristik yang sama dengan bintang Manchester City, Kevin De Bruyne.”Saya gelandang modern. Saya bergerak di kedua sisi lapangan. Kalau kata orang Inggris, saya adalah gelandang box to box,” ujar Krunic.”Saya selalu diberitahu bahwa saya sedikit mirip dengan Hamsik. Saya rasa saya lebih teknikal dan saya memiliki kemampuan fisik yang lebih baik,” koarnya.”Idola saya adalah Kaka, tapi ia lebih ke gelandang serang. Saya kerap menyaksikan De Bruyne di Manchester City. Saya rasa kami memiliki karakteristik yang sama,” klaimnya.AC Milan saat ini berada di peringkat 10 klasemen sementara Serie A. Rade Krunic sendiri terakhir kali bermain bagi Rossoneri di laga lawan Parma.

Rasa Kekeluargaan Juventus Dijaga Dengan Ferari

Rasa Kekeluargaan Juventus Dijaga Dengan Ferari

ligabolaitalia.com Pada artikel kali ini kami akan memberikan artikel mengenai  Rasa Kekeluargaan Juventus Dijaga Dengan Ferari. Berikut ini artikel yang memberikan ulasan dan pembahasan mengenai Rasa Kekeluargaan Juventus Dijaga Dengan Ferari

Benedikt Howedes boleh jadi tidak banyak bermain ketika berkesempatan membela Juventus beberapa tahun lalu, tapi momen singkat itu sudah cukup baginya untuk mengenal nilai-nilai Juve. Bagi Howedes, Juve akan selalu jadi klub spesial dan berbeda dari yang lain.Howedes bergabung dengan Juve pada tahun 2017 sebagai pemain pinjaman selama semusim. Dia kesulitan mendapatkan menit bermain dan sekarang melanjutkan kariernya di Rusia bersama Lokomotiv Moskow.Meski jarang bermain, bek 31 tahun ini mengaku tidak akan pernah membenci Juve. Dia datang sebagai juara Piala Dunia bersama Timnas Jerman, sambutan pemain-pemain Juve benar-benar membuatnya terkesan

Hadiah Ferrari
Howedes datang memasuki tim yang jadi langganan juara. Suasananya jelas berbeda, mentalitas para pemain di ruang ganti Juve sungguh tangguh. Saat itulah dia sadar bahwa Juve benar-benar klub yang bermain di level tinggi.”Setahun sebelum saya tiba, setiap pemain mendapatkan Ferrari sebagai bentuk terima kasih atas gelar juara liga, atau jika pemain itu tidak mau mobil, dia akan mendapatkan bonus uang dalam jumlah yang setara,” buka Howedes kepada Goal internasional.”Itu sudah membuktikan, betapa tingginya level di sana. Meski demikian, tidak ada raa dendam atau kesombongan di ruan ganti.””Semangat tim Juve sungguh fenomenal. Saya sungguh terkesan dengan cara pemain memperlakukan satu sama lain,” sambungnya.

Baca Juga : Resmi Gennaro Gattuso Ganti Carlo Ancelotti

Keluarga
Juga, satu hal yang selalu diingat Howedes, Juventus lebih dari sekadar tim. Mereka adalah keluarga di ruang ganti, yang selalu berusaha memikul beban bersama-sama. Setiap pemain ada bagi satu sama lain.”Ketika saya pertama kali memasuki ruang ganti, saya sungguh bersemangat. Namun, legenda seperti Gigi Buffon dan Giorgio Chiellini mendatangi saya dengan berseri-seri, mencium pipi saya kiri-kanan, dan mengaku senang ada saya di sana,” lanjut Howedes.”Rasanya sungguh luar biasa, mengejutkan. Juventus merupakan keluarga besar dan saya sungguh dihargai serta di terima.””Meski saya tidak banyak bermain, saya sungguh dihargai di sana sebagai manusia dan sebagai pemain,” tutupnya.

Resmi Gennaro Gattuso Ganti Carlo Ancelotti

Resmi Gennaro Gattuso Ganti Carlo Ancelotti

ligabolaitalia.com Pada artikel kali ini kami akan memberikan artikel mengenai  Resmi Gennaro Gattuso Ganti Carlo Ancelotti. Berikut ini artikel yang memberikan ulasan dan pembahasan mengenai Resmi Gennaro Gattuso Ganti Carlo Ancelotti

Klub Serie A, Napoli akhirnya mengumumkan penunjukan Gennaro Gattuso sebagai allenatore anyar mereka menggantikan Carlo Ancelotti.Pengumuman ditunjuknya Gattuso pertama kali diungkapkan oleh presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis lewat akun Twitter pribadinya. Tak lama berselang, Napoli lewat akun Twitter resmi juga mengumumkan pengangkatan Rino.Beberapa saat kemudian, Gattuso langsung menggelar konferensi pers pertamanya sebagai allenatore Napoli. Gattuso akan menjalani debutnya dalam laga kontra Parma akhir pekan nanti

Karier Gattuso
Ini merupakan pekerjaan pertama Gattuso sejak ia berpisah dengan AC Milan pada Mei 2019 lalu. Musim 2018-19 kemarin, Rino gagal membawa Rossoneri finis di empat besar klasemen Serie A.Sebelumnya, Gattuso juga sempat menangani sejumlah tim, mulai dari FC Sion, Palermo, OFI Crete, Pisa, hingga tim Milan Primavera.Di Napoli, Gattuso memiliki tugas tak mudah. Pria 41 tahun itu dituntut untuk bisa membawa I Partenopei kembali ke papan atas Serie A, serta melaju sejauh-jauhnya di fase knock-out Liga Champions.

Baca Juga : Pemain Inter Yang Bisa Tundukkan Juventus

Pemecatan Ancelotti
Sebelumnya, Napoli resmi memecat Ancelotti dari kursi allenatore, hanya berselang beberapa jam usai Carletto memimpin timnya kala mengalahkan Genk 4-0.Kemenangan atas Genk membuat Napoli berhak melaju ke babak 16 besar Liga Champions sebagai runner-up Grup E mendampingi Liverpool.Keputusan Napoli untuk memberhentikan Ancelotti kabarnya sudah dibuat sejak pekan lalu. Bahkan, penunjukan Gattuso juga sejatinya sudah diputuskan sejak beberapa hari lalu.

Pemain Inter Yang Bisa Tundukkan Juventus

Pemain Inter Yang Bisa Tundukkan Juventus

ligabolaitalia.com Pada artikel kali ini kami akan memberikan artikel mengenai Pemain Inter Yang Bisa Tundukkan Juventus. Berikut ini artikel yang memberikan ulasan dan pembahasan mengenai Pemain Inter Yang Bisa Tundukkan Juventus

Langkah Juventus di pentas Serie A tertahan pada laga pekan ke-15 kontra Lazio pada Minggu (8/12/2019). La Vecchia Signora dikalahkan Lazio dengan skor 1-3.Hingga pekan ke-15, catatan Juventus lebih buruk daripada Inter Milan. Sejauh ini, Nerazzurri baru menelan satu kali kekalahan, yaitu kontra Juventus.Sebanyak 12 laga berhasil dimenangi Inter Milan dan dua pertandingan lain berkesudahan imbang. Adapun Juventus juga baru satu kali kalah, menang 11 kali, dan tiga kali seri.

Catatan tersebut membuat Inter Milan kukuh di puncak klasemen dengan raihan 38 poin alias beda dua poin saja dari Juventus yang duduk di peringkat kedua.Hasil itu tentu membawa kekecewaan bagi sejumlah suporter. Fans dikabarkan cukup khawatir dengan performa klub kesayangannya itu.Bahkan, beberapa suporter mulai meragukan sentuhan ajaib Maurizio Sarri di Turin. Football Italia pernah menulis, suporter menghendaki agar manajemen mencari pelatih yang lebih kredibel untuk menangani Bianconerri.Bukan hanya Maurizio Sarri, Cristiano Ronaldo juga menjadi sosok yang cukup banyak mendapat kritikan. Sejumlah pengamat menyebut performa Ronaldo di Juventus tak segemilang ketika merumput bersama Real Madrid.

Namun performa menurun yang diperlihatkan Juventus tak serta merta kesalahan Ronaldo. Melansir dari Calciomercato, setidaknya ada empat pemain yang membuat performa Juventus tidak konsisten belakangan ini.Siapakah pemain tersebut? Berikut ini rangkumannya untuk Anda

1. Giorgio Chiellini
Bek senior Juventus, Giorgio Chiellini, tengah dibekap cedera panjang. Chiellini mengalami cedera anterior cruciate ligament atau yang biasa disingkat ACL.Cedera tersebut membuat bek andalan Juventus itu harus istirahat cukup lama. Perannya sebagai kapten di lapangan kini diemban oleh Leonardo Bonucci. Absennya Chiellini tersebut yang diyakini membuat penampilan Juventus tak segarang musim lalu.Sementara posisi yang ditinggalkan cukup sering diisi oleh rekrutan anyar dari Ajax Amsterdam, Matthijs De Ligt. Meski demikian, De Ligt belum mampu menunjukkan performa terbaiknya di Juventus.

2. Sami Khedira
Sama seperti kasus yang menimpa Giorgio Chiellini, Sami Khedira juga dihantam cedera lutut. Gelandang Juventus itu bahkan harus menjalani istirahat panjang selama tiga bulan.Tampaknya Maurizio Sarri hanya ingin menggunakan pemain yang memiliki skill yang mirip dengan Khedira. Itulah mengapa Sarri berniat mencari pemain pengganti.Sarri bahkan sudah menyodorkan tiga nama yang dianggap memiliki skill dan berposisi sama seperti Khedira. Mereka adalah Ivan Rakitic, Sandro Tonali dan Leandro Paredes.Keputusan Sarri tersebut dianggap buang-buang waktu. Juventus memiliki pemain yang karakter bermainnya hampir mirip dengan Khedira, yakni Emre Can.Sayang, Can tak mendapat tempat di skuat racikan pelatih asal Italia tersebut. Absennya Sami Khedira disebut menjadi salah satu faktor yang membuat Juventus tampil tak meyakinkan musim ini.

Baca Juga : Pioli Jadi Momok Untuk Suso

3. Mario Mandzukic
Mario Mandzukic juga menjadi pemain yang bisa membuat gelar Juventus sebagai juara Serie A direbut Inter Milan musim ini. Mario Mandzukic disebut menjadi sosok yang cukup penting di lini depan Nyonya Tua.Sayang, kehadiran Cristiano Ronaldo membuat Sarri harus memilih satu di antara beberapa pilihan. Mandzukic kalah saing dengan megabintang Juventus tersebut.Ia jarang dimainkan. Padahal, Mario Mandzukic merupakan pemain andalan Juventus di era Massimiliano Allegri. Atas sumbangsihnya, Allegri bahkan enggan mencoret namanya dari daftar starting XI dalam setiap pertandingan.

4. Federico Bernardeschi
Keputusan Maurizio Sarri untuk memasukkan nama Federico Bernardeschi disebut salah kaprah. Winger berusia 25 tahun itu dianggap tak bisa bekerja sama dengan Cristino Ronaldo di lini depan.Federico Bernardeschi sudah menjadi polemik panjang di Juventus. Tanpa Aaron Ramsey, winger tersebut mengemban tanggung jawab untuk menjadi pelapis di belakang penyerang utama.Atas performanya yang kurang konsisten itu, Maurizio Sarri kerap tak memberikan waktu bermain penuh untuk Federico Bernardeschi. Misalnya saat bersua Lazio, Bernardeschi hanya diberi waktu hingga menit ke-70 sebelum akhirnya digantikan Danilo.

Pioli Jadi Momok Untuk Suso

Pioli Jadi Momok Untuk Suso

ligabolaitalia.com Pada artikel kali ini kami akan memberikan artikel mengenai  Pioli Jadi Momok Untuk Suso. Berikut ini artikel yang memberikan ulasan dan pembahasan mengenai Pioli Jadi Momok Untuk Suso

Giampaolo ditunjuk sebagai pelatih Milan mulai awal musim 2019/2020. Mantan pelatih Sampdoria itu menggantikan Gennaro Gattuso yang pisah jalan usai Milan finis di luar zona Liga Champions musim lalu.Namun Giampaolo dipecat setelah gagal memberikan hasil positif setelah tujuh pertandingan di Liga Italia. Posisinya kini digantikan oleh Pioli.”Yang membuat saya marah adalah saya tidak melihat sebuah tim. Bersama Pioli, semua berbeda, dia mengingatkan saya kepada Gattuso,” ujar Suso kepada Sky Sport Italia.

“Dia suka bicara, dia bertanya kepada kami apa yang kami pikirkan atau kami rasakan. Dalam sepakbola modern, aspek mental sangat penting.”Suso mengaku punya hubungan baik dengan Gattuso. Pesepakbola 26 tahun itu pun masih menjalin komunikasi dengan Gattuso.”Saya menontonnya di TV saat masih kecil. Itu adalah Milan yang penuh pemain juara,” ucap Suso.

“Ketika saya tiba, kami langsung lebih kuat. Kami punya hubungan yang bagus dan sekarang kami bahkan masih menjalin kontak. Dia bicara langsung di hadapan Anda. Tak peduli baik atau buruk,” katanya.Sandro Tonali begitu emosional bisa menjalani debut bersama Italia. Ia mengungkapkan bahwa gaya mainnya adalah gabungan dari Andrea Pirlo dan Gennaro Gattuso.

Baca Juga :Pioli Jadi Momok Untuk Suso

Tonali mencatatkan debut bersama Italia saat berhadapan dengan Liechtenstein pada pertandingan Kualifikasi Piala Eropa 2020, Rabu (16/10/2019). Dalam laga yang dihelat di Rheinpark ini, ia masuk ke lapangan pada menit ke-74 menggantikan Federico Bernadeschi.Saat pemain 19 tahun ini masuk, Italia yang sedang unggul 2-0 mampu mencetak tiga tambahan lagi. Gli Azzurri memastikan menutup laga ini dengan kemenangan 5-0.

Juventus Siapkan Ivan Rakitic

Juventus Siapkan Ivan Rakitic

ligabolaitalia.com Pada artikel kali ini kami akan memberikan artikel mengenai  Juventus Siapkan Ivan Rakitic. Berikut ini artikel yang memberikan ulasan dan pembahasan mengenai Juventus Siapkan Ivan Rakitic.

Juventus dikaitkan dengan Ivan Rakitic menuju bursa transfer musim dingin pada Januari nanti. Tapi isu itu berusaha diredam Bianconeri.Rakitic disebut-sebut menuju pintu keluar Barcelona karena berkurangnya kesempatan bermain. Kedatangan Frenkie de Jong memang membuat gelandang 31 tahun itu tak lagi jadi pilihan utama di lini tengah.

Sejauh ini Rakitic bermain 11 kali di semua kompetisi, tapi baru mencatatkan 288 menit bermain. Rata-rata ia cuma tampil 28 menit sekali turun ke lapangan.

Sejumlah klub sudah dikaitkan dengannya, di antaranya Juventus dan Inter Milan. Tapi Juventus berusaha menarik diri dari rumor tersebut.”Kami punya tim bagus dan tidak sedang berupaya memperkuat skuat saat ini. Kami sudah kuat di setiap posisi,” ungkap Direktur Keolahragaan Fabio Paratici kepada ESPN, seperti dikutip Football Italia.Kans Rakitic meninggalkan Barcelona semakin besar jika mempertimbangkan kontraknya. Ikatan kerjanya dengan Blaugrana akan selesai pada Juni 2021.Ivan Rakitic sudah mengungkapkan keinginannya hengkang dari Barcelona. Pemain 31 tahun tersebut kini dikabarkan sangat ingin berseragam Juventus.Rakitic mengungkapkan sudah mulai tidak betah di Barcelona. Itu terjadi setelah ia mulai jarang mendapatkan menit bermain dari Ernesto Valverde di musim ini.

Baca Juga :Emre Can Bosan Di Juventus

Ia baru tujuh kali tampil bersama Blaugrana di musim ini. Posisinya di lini tengah tergusur oleh rekrutan anyar Barcelona, Frankie De Jong.Kabar pemain asal Kroasia ini segera hengkang dari Camp Nou semakin kencang berhembus setelah ia disebut sudah tak masuk dalam rencana Barcelona.”Rakitic tahu keputusan dari direksi olahraga. Dia harus memahami itu. Dia sudah diperingatkan bahwa tak masuk dalam rencana kami,” ujar Direktur Olahraga Barcelona, Eric Abidal dikutip dari Mundo Deportivo.Beberapa tim seperti AC Milan dan Inter Milan sempat dilaporkan menaruh minat kepadanya. Namun menurut Calciomercato, Rakitic hanya tertarik untuk berseragam Juventus.Keinginan Rakitic tersebut belum berbalas karena Bianconeri hingga kini tak menunjukkan pendekatan untuk memboyongnya dari Barcelona. Akan menarik jika Juventus berminat mendatangkan Rakitic. pasalnya lini tengah mereka saat ini sudah cukup gemuk.

Emre Can Bosan Di Juventus

Emre Can Bosan Di Juventus

ligabolaitalia.com Pada artikel kali ini kami akan memberikan artikel mengenai  Emre Can Bosan Di Juventus.Berikut ini artikel yang memberikan ulasan dan pembahasan mengenai Emre Can Bosan Di Juventus

Gelandang Juventus Emre Can memastikan akan mempertimbangkan masa depannya di bursa transfer musim dingin. Can ingin situasinya berubah.Pemain internasional Jerman itu baru empat kali bermain untuk Juventus sejak ditangani Maurizio Sarri. Can bahkan tidak masuk dalam skuat Bianconeri untuk Liga Champions dan hanya sekali menjadi starter di Liga Italia.Bagaimanapun Can tetap frustrasi karena terus-terusan menghangatkan bangku cadangan Juventus. Padahal Can butuh bermain reguler untuk menjamin tempatnya di skuat Jerman yang akan berlaga di Piala Eropa tahun depan.

Kontrak pesepakbola berdarah Turki itu masih berlangsung sampai 2022. Can masih mau bertahan asalkan lebih sering dimainkan.”Aku masih seorang pemain Juventus,” Can mengatakan kepada Corriere dello Sport. “Sudah jelas aku tidak puas dengan situasiku, tapi aku tetap memberikan 100 persen di setiap sesi latihan”Emre Can menegaskan ketidaknyamanannya di Juventus. Ia membuka semua opsi, termasuk kembali ke Jerman demi kesempatan bermain.

Baca Juga :Emery Dijual Arsenal

Can gabung ke Juventus pada awal musim 2018/2019 lalu. Di tahun pertamanya, ia mampu mencatatkan 37 penampilan di semua kompetisi dan mencetak empat gol.Tapi situasinya memburuk di tahun kedua ini. Gelandang 25 tahun tersebut sampai saat ini baru bermain lima kali dan tercatat cuma melahap 170 menit di lapangan.Sinyal-sinyal bahwa Can bakal tertepikan memang sudah muncul saat Pelatih Juventus Maurizio Sarri tak memasukkannya ke skuat Liga Champions. Kini Can menginginkan solusi terbaik dari klub.Dalam wawancara dengan Bild, ia mengindikasikan membuka semua opsi termasuk kembali ke Liga Jerman. Kabarnya Borussia Dortmund tertarik merekrut pemain yang masih terikat kontrak sampai 2022 tersebut.

“Saya rasa Anda tak pernah bisa bilang tidak mungkin (pulang ke Jerman). Saya tak senang dengan situasi di Turin, dan ini harus berubah bagaimanapun caranya. Kami harus mencari sebuah solusi,” tandasnya.

Emery Dijual Arsenal

Emery Dijual Arsenal

ligabolaitalia.com Pada artikel kali ini kami akan memberikan artikel mengenai  Emery Dijual Arsenal. Berikut ini artikel yang memberikan ulasan dan pembahasan mengenai Emery Dijual Arsenal.

Carlo Ancelotti dirumorkan bakal meninggalkan Napoli dan menggantikan Unai Emery di Arsenal. Pelatih asal Italia itu langsung menepisnya.Kursi manajer Emery di Arsenal memang sedang panas. Laju buruk The Gunners, yang tertahan di papan tengah Liga Inggris, membuat pria asal Spanyol itu terancam dipecat manajemen.

Salah satu yang kabarnya diincar Arsenal untuk menggantikan Emery adalah Ancelotti. Pelatih berusia 60 tahun itu sendiri sedang melatih Napoli musim ini.Usai menahan imbang Liverpool 1-1 di matchday kelima Liga Champions, Kamis (28/11) dini hari WIB, Ancelotti menanggapi rumor itu. Ia menampik desas desus bakal ke Arsenal.
“Saya bertahan dengan Napoli, tentu saja. Itu cuma rumor. Saya sudah beruban dan punya pengalaman. Dalam momen ini, itu semua rumor,” ujar Ancelotti, seperti dilansir Metro.

Baca Juga :Pekan Sulit Untuk Juventus Dan Inter

Posisi Ancelotti di Napoli juga sempat dispekulasikan. Eks pelatih AC Milan, Chelsea, Real Madrid, Paris Saint-Germain, dan Bayern Munich itu belum membawa perubahan signifikan untuk Jose Callejon dkk.

Saat ini, Napoli masih tertahan di peringkat 7 klasemen Liga Italia. Adapun hasil imbang melawan Liverpool juga membuat Il Partenopei belum bisa dipastikan lolos ke 16 besar, sebab masih tertahan di peringkat dua Grup E dengan 9 poin, di bawah Liverpool (10) dan di atas Salzburg (7).