Juventus Dipaksa Kerja Keras Di Final Coppa Italia

Juventus Dipaksa Kerja Keras Di Final Coppa Italia

ligabolaitalia.com Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Juventus Dipaksa Kerja Keras Di Final Coppa Italia. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Juventus Dipaksa Kerja Keras Di Final Coppa Italia

Juventus berhasil menjinakkan AS Roma pada gelaran perempat final Coppa Italia 2019-2020.Tampil di depan publik sendiri di Allianz Stadium, Juventus mampu mengkandaskan perlawanan AS Roma dengan skor 3-1.Tiga gol kemenangan Si Nyonya Tua masing-masing diciptakan oleh Cristiano Ronaldo, Rodrigo Bentancur, dan Leonardo Bonucci.Adapun gol tunggal tim Serigala Ibukota dilesakkan oleh Cengiz Uender.

Meski mampu menang atas Roma, Juventus tampak kedodoran ketika memasuki babak kedua.Hal itu diakui oleh bek tengah sekaligus pencetak gol penutup I Bianconeri, Leonardo Bonucci.Bek tengah asal Italia tersebut meyakini timnya dibuat kewalahan oleh I Giallorossi akibat tempo lambat yang diperagakan pada babak kedua.”Momen kami memperlambat tempo, di situlah kami harus bekerja keras,” kata Bonucci dikutip dari Rai Sport.

Baca Juga : Christiano Ronaldo Dibantu Wujudkan Impiannya

“Roma bermain sangat menyerang dan ketika kami bermin terlalu dalam di area permainan sendiri, mereka memaksa kami untuk bertahan.”Babak kedua terlihat baik bagi kami meski kami harus ditekan dan didikte oleh Roma.”Ada 25 pemain hebat di sini dan kami membutuhkan semua orang untuk siap saat dipanggil sehingga tim dapat terus melaju hingga akhir musim,” ujar Bonucci menambahkan.Berkat kemenangan 3-1 atas Roma, Juventus melenggang ke semifinal Coppa Italia sembari menanti lawan berikutnya.

Calon lawan Juventus di semifinal Coppa Italia adalah pemenang antara AC Milan dan Torino.Mereka masih berkesempatan untuk merengkuh tiga gelar pada musim 2019-2020.Saat ini Juventus berada di pucuk klasemen sementara Liga Italia dan masih bermain di babak 16 besar Liga Champions musim ini.

Daftar Pemain atau Squad Pemain AS Roma 2018/2019

Daftar Skuad AS Roma

Liga Bola Italia – AS Roma merupakan salah satu klub sepak bola terpopuler asal Italia. Klub yang bermukim di ibukota Italia ini konsisten bersaing di papan atas klasemen Serie A. Saat ini daftar pemain AS Roma terbaru bisa dibilang cukup kompeten untuk bersaing di papan atas klasemen Liga Italia.

I Giallorossi memang konsisten finish di peringkat 3 besar Serie A dalam beberapa musim terakhir. Meski begitu soal prestasi, Roma masih kalah jauh dibanding tiga tim elit Italia lain, yaitu Juventus, AC Milan dan Inter Milan. Roma baru meraih tiga gelar scudetto sepanjang sejarahnya.

Sebagai tambahan, Il Lupi juga meraih sembilan Coppa Italia meski tanpa pernah meraih gelar Eropa. Ironisnya, Roma kerap menjadi runner up, mulai dari satu kali menjadi runner up Liga Champions (1984), satu kali runner up UEFA Cup (1991) dan 13 kali runner up Serie A. Roma memiliki rivalitas dengan klub sekota Lazio yang dijuluki Derby della Capitale.

Pada musim 2018-2019, AS Roma berbenah dengan menambah kedalaman skuad. Di bursa transfer AS Roma, manajemen bergerak cepat. Hasilnya beberapa pemain baru AS Roma didatangkan seperti Javier Pastore, Bryan Cristante, Justin Kluivert, Ante Coric dan Ivan Marcano.

Kehadiran pemain baru tentu menambah kualitas skuad AS Roma terbaru saat ini. Saat ini jabatan pelatih AS Roma masih dipegang oleh Eusebio Di Francesco. Beberapa pemain lama juga ada yang dilepas seperti Radja Nainggolan, Lukasz Skorupski, Bruno Peres dan Marco Tumminello.

Goalkeeper
63 Daniel Fuzato Brazil 04/07/1997
77 Stefano Greco Italy 21/02/1999
83 Antonio Mirante Italy 08/07/1983
1 Robin Olsen Sweden 08/01/1990
Defender
20 Federico Fazio Argentina 17/03/1987
5 Juan Jesus Brazil 10/06/1991
2 Rick Karsdorp Netherlands 11/02/1995
11 Aleksandar Kolarov Serbia 10/11/1985
44 Kostas Manolas Greece 14/06/1991
15 Marcano Spain 23/06/1987
Abdullahi Nura Nigeria 17/08/1997
18 Davide Santon Italy 02/01/1991
Midfielder
19 Ante Ćorić Croatia 14/04/1997
4 Bryan Cristante Italy 03/03/1995
16 Daniele De Rossi Italy 24/07/1983
24 Alessandro Florenzi Italy 11/03/1991
42 Steven N’Zonzi France 15/12/1988
27 Javier Pastore Argentina 20/06/1989
7 Lorenzo Pellegrini Italy 19/06/1996
8 Diego Perotti Argentina 26/07/1988
53 Alessio Riccardi Italy 03/04/2001
17 Cengiz Ünder Turkey 14/07/1997
22 Nicolò Zaniolo Italy 02/07/1999
Forward
54 Gianmarco Cangiano Italy 16/11/2001
60 Žan Celar Slovenia 14/03/1999
56 Ludovico D’Orazio Italy 19/02/2000
9 Edin Džeko Bosnia-Herzegovina 17/03/1986
92 Stephan El Shaarawy Italy 27/10/1992
34 Justin Kluivert Netherlands 05/05/1999
14 Patrik Schick Czech Republic 24/01/1996
Manager
Eusebio Di Francesco Italy 08/09/1969
Ass. Manager
Francesco Tomei Italy 10/04/1972

Di Beritakan Conte Berkorelasi Dengan Beberapa Club

Di Beritakan Conte Berkorelasi Dengan Beberapa Club

Di Beritakan Antonio Conte Berkorelasi Dengan Beberapa Club – Sejak tidak melatih di Chelsea dikaitkan ada sebagian club yang berhubungan dengan pelatih Chelsea yang baru dipecat, kemudian meredanya dia sempat berkaitkan dengan Real madrid.

Pada prosesnya Conte mengakui ada jalan untuknya gabung Madrid, tapi dia memilih tak mengambilnya. Kini pria 49 tahun itu dihubungkan dengan Inter Milan dan AS Roma.

Inter masih inkonsisten sepanjang musim ini. Mereka baru saja merangkai tiga laga tanpa kemenangan (1 imbang, 2 kalah), di mana salah satu kekalahan membuat mereka terdepak dari Coppa Italia.

Syahdan, Roma menjalani momen rumit bersama Eusebio Di Francesco. Giallorossi masih kesulitan masuk empat besar, dengan saat ini tertahan di urutan lima. I Lupi juga baru saja dipermalukan 1-7 oleh Fiorentina sehingga tersingkir dari Coppa Italia.

Meski demikian, Conte menegaskan tak mau masuk ke dalam klub baru di tengah jalannya musim. Dia memastikan takkan menerima tawaran melatih kecuali dimulai di musim panas nanti.

“Sampai musim panas, Anda takkan melihat saya di klub manapun. Ini pasti,” ungkapnya kepada Gazzetta dello Sport.

“Terkait Inter, orang-orang sudah membicarakan ini sejak lama tapi itu cuma spekulasi. Belum ada kontak atau tawaran apapun. Saya akan mempertimbangkan masa depan saya dengan kalem,” imbuhnya dilansir Marca.

Dzeko Akan Terancam Sanksi Berat

Dzeko Akan Terancam Sanksi Berat

Edwin Dzeko Akan Terancam Sanksi Berat – Sebelum Manganiello mengeluarkan kartu merah, striker AS Roma terjaring oleh kamera telah meludahi sang wasit saat timnya sedang kalah melawan Fiorentina.

Striker AS Roma, Edin Dzeko, terancam sanksi lebih dari dua laga. Aksi eks pemain Manchester City itu meludahi wasit menjadi penyebabnya.

Roma kalah 1-7 saat berhadapan dengan Fiorentina di babak perempatfinal Coppa Italia. Dalam laga di Artemio Franchi, Dzeko harus mengakhiri laga lebih awal karena dikartu merah wasit pada menit ke-72.

Dalam sebuah rekaman, Dzeko menghampiri wasit dan meludahi bagian tubuh Gianluca Manganiello. Tanpa ragu Manganiello pun mengacungi Dzeko dengan kartu merah.

Dzeko pun dipastikan akan absen saat Roma menghadapi AC Milan di lanjutan Liga Italia. Duel dengan Rossoneri itu akan berlangsung di Stadio Olimpico, Roma.Pertandingan ini penting bagi Roma dan Milan dalam persaingan memperebutkan tiket ke Liga Champions musim depan.

Pihak FIGC saat ini sedang menunggu laporan resmi dari pihak pengawas pertandingan mengenai insiden Dzeko itu.

Pada awal musim, pemain Juventus, Douglas Costa, juga mendapat hukuman karena meludahi pemain Sassuolo, Federico di Francesco. Pemain Brasil itu mendapatkan hukuman larangan bertanding dalam empat pertandingan.