Mantan Rekan Seklum Ibrahim Pensi

Mantan Rekan Seklum Ibrahim Pensi

ligabolaitalia.com Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Mantan Rekan Seklum Ibrahim Pensi. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Mantan Rekan Seklum Ibrahim Pensi 

Usia 38 tahun jelas sudah tidak muda lagi untuk seorang pemain sepak bola, apalagi yang berposisi selain penjaga gawang.Namun, Zlatan Ibrahimovic ternyata masih dipercaya bergabung lagi ke AC Milan setelah sempat memperkuat Setan Merah pada periode 2010-2011 dan 2011-2012.Bukan sekadar bergabung, Ibrahimovic juga menjadi pemain yang sangat diandalkan AC Milan untuk mengeluarkan mereka dari kesulitan.Kedatangan Ibra bahkan membuat striker utama sebelumnya, Krzysztof Piatek, tersingkir dari tim utama I Rossoneri.

Ibrahimovic datang ke AC Milan yang materi timnya kini banyak diisi pemain-pemain muda.Untuk memperlihatkan betapa uzurnya Ibrahimovic, rekan duetnya di lini depan AC Milan kini adalah Rafael Leao, yang berusia 20 tahun lebih muda daripada dirinya.Bukan itu saja, sebagian besar mantan rekan setim Ibrahimovic pada periode pertamanya memperkuat AC Milan sudah pensiun.Waktu Ibrahimovic resmi bergabung ke AC Milan pada 27 Desember 2019, sebanyak 21 dari 34 mantan rekan setimnya pada periode pertama membela AC Milan telah pensiun.Kamis (23/1/2020), satu lagi mantan rekan seklub Zlatan Ibrahimovic di AC Milan menyatakan mengundurkan diri sebagai pemain sepak bola.Dia adalah Antonio Nocerino, yang bersama Ibrahimovic pada 2011-2012 menjadi gelandang rasa striker AC Milan dengan mencetak 10 gol dalam 35 penampilan di Liga Italia.

Baca Juga : Ronaldo Gagal Juara Piala Super Italia

Setelah Ibrahimovic pergi ke PSG, Nocerino sempat dipinjamkan AC Milan ke West Ham, Torino, dan Parma.Dia kemudian pindah ke klub MLS, Orlando City, dan pada musim lalu menjadi pemain Benevento.Setelah memutus kontraknya di Benevento pada 19 Desember 2018, Nocerino yang kini berusia 34 tahun tidak lagi mendapatkan klub.Sekarang lewat akun Instagram-nya, Nocerino resmi mengumumkan dirinya pensiun sebagai pemain sepak bola.”Waktunya telah tiba untuk mengucapkan selamat tinggal kepada sepak bola. Sebuah keputusan yang menyakitkan, tetapi telah dipikirkan secara matang. Saya puas telah memenuhi impian ayah yang kemudian menjadi impian saya sendiri.”

“Terima kasih untuk semua klub yang pernah saya bela, semua pelatih, semua rekan setim yang mana saya belajar banyak dari mereka, dan fans yang selalu memberikan dukungan.””Saya memutuskan menjalani tantangan baru menjadi pelatih. Tantangan sulit dan indah yang akan saya hadapi dengah semangat, cinta, dan profesionalisme sama seperti yang saya lakukan seperti waktu masih menjadi pemain.””Dengan cinta, Antonio Nocerino 23.”

Milan Rekrut Kembali Ibrahimovic

Milan Rekrut Kembali Ibrahimovic

ligabolaitalia.com Ada peluang dan kesempatan AC Milan akan rekrut kembali Ibrahimovic untuk bermain bersama mereka kembali. Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Milan Rekrut Kembali Ibrahimovic Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Milan Rekrut Kembali Ibrahimovic

Peluang AC Milan untuk memulangkan Zlatan Ibrahimovic kembali terbuka setelah sebelumnya dikabarkan bahwa negosiasi di antara keduanya mencapai jalan buntu.Ibrahimovic sempat disebut akan merapat ke Milan setelah hengkang dari LA Galaxy. Pria asal Swedia itu sendiri juga mengatakan ia akan main lagi di Italia.Ibrahimovic kemudian mengatakan akan mengambil keputusan pada bulan Desember 2019 ini. Namun ternyata ia masih belum memutuskan apa pun.Milan sendiri kemudian disebut kesulitan untuk memulangkan Ibrahimovic. Mereka terkendala masalah gaji.

Terbuka Lagi
Zlatan Ibrahimovic kemudian disebut bakal berlabuh di Premier League. Di sana ada Carlo Ancelotti yang dikabarkan siap menampungnya di Everton.Kini ada kabar bahwa masih ada harapan bagi Milan untuk memulangkan striker 38 tahun tersebut. Kabar ini dilansir oleh ANSA, seperti dilansir Football Italia.Media tersebut bahkan menyebut bahwa akhirnya, Ibrahimovic bakal menerima tawaran gaji dari AC Milan. Namun tak disebutkan kira-kira berapa kontrak yang ditawarkan Rossoneri kepada eks striker Barcelona dan Inter Milan tersebut.Kabar ini sendiri datang sehari setelah AC Milan dikalahkan oleh Atalanta dengan skor 5-0. Hasil ini tampaknya mendorong manajemen Rossoneri agar segera mengambil tindakan agar Ibrahimovic bisa segera balik ke San Siro.

Baca Juga : Davide Calabria Rayakan Kehancuran AC Milan

Bisa Tuntun Milan
Legenda AC Milan Zvonimir Boban sebelumnya mengakui Zlatan Ibrahimovic memang sudah tidak muda lagi. Akan tetapi ia yakin sang striker tetap bisa menuntun Rossoneri ke jalan yang benar.”Ibra berbeda dengan yang lain, ia unik, seseorang yang bisa memberi Anda begitu banyak. Kami akan melihat apa yang terjadi,” tuturnya.”Bahkan jika ia tidak berusia 28 tahun lagi, ia masih pemain dengan karakter dan kepribadian yang ekstrem. Ia bisa mengarahkan seluruh klub ke arah yang benar,” klaimnya.AC Milan saat ini berada di peringkat 11 klasemen sementara Serie A. Mereka baru mengoleksi 21 poin dari 17 laga, terpaut 14 angka dari AS Roma yang ada di peringkat empat.

Davide Calabria Rayakan Kehancuran AC Milan

Davide Calabria Rayakan Kehancuran AC Milan

ligabolaitalia.com Davide Calabri bikin pesta di hari dimana AC Milan merasakan kehancuran mereka. Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Davide Calabria Rayakan Kehancuran AC Milan. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Davide Calabria Rayakan Kehancuran AC Milan.

AC Milan baru saja dihancurkan Atalanta lima gol tanpa balas di Serie A. Bek Davide Calabria membuat marah para tifosi Milan. Pasalnya, dia menggelar pesta ulang tahun di hari yang sama ketika timnya dibantai La Dea.Milan bertandang ke markas Atalanta pada pekan ke-17 Serie A 2019/20, Minggu (22/12/2019). Laga di Gewiss Stadium atau Stadio Atleti Azzurri d’Italia ini berakhir pahit buat Milan. Milan tumbang 0-5. Dalam 21 tahun terakhir, ini adalah kekalahan terburuk mereka.

Gol-gol Atalanta ke gawang Gianluigi Donnarumma dicetak oleh Alejandro Gomez menit 10, Mario Pasalic menit 61, Josip Ilicic menit 63 dan 72, serta pemain pengganti Luis Muriel menit 83.Calabria menginjak usia 23 pada 6 Desember lalu. Namun, dia menunda menggelar pesta ulang tahunnya sampa awal libur musim dingin.Sayangnya, pesta yang dijadwal ulang itu jatuh pada hari yang sama dengan hari ketika Milan dihancurkan Atalanta di Bergamo.

Minta Maaf
Video pesta ulang tahun Calabria beredar di internet. Itu membuat para tifosi Milan meradang.

Baca Juga : Fiorentina Tunjuk Pelatih Baru Ganti Vincenzo

Calabria pun meminta maaf.
“Saya bertanggung jawab penuh dan meminta maaf kepada mereka yang secara tidak langsung saya buat tersinggung. Namun, saya tak berniat begitu,” tulisnya di Instagram, seperti dikutip Football Italia.”Pesta ini sudah direncanakan jauh-jauh hari. Ulang tahun saya jatuh pada 6 Desember, tapi saya putuskan untuk menggelarnya pada 22 Desember ketika libur musim dingin tiba supaya tak mengganggu latihan (karena ada beberapa yang menyinggung profesionalisme).””Tak ada yang bisa meramalkan kekalahan seperti ini. Selain pesepakbola, saya juga manusia seperti kalian semua.”

Komitmen
Calabria menulis panjang tentang insiden ini. Intinya, dia sama sekali tak berniat membuat Milanisti marah. Dia tak ingin komitmennya diragukan.”Saya ingin menekankan – karena ada seseorang yang mempertanyakan komitmen saya pada seragam ini – bahwa tak ada yang lebih Milanista daripada saya.””Saya sudah bertahun-tahun di keluarga besar ini, dan sulit menemukan ikatan yang sama di tempat lain. Terima kasih,” pungkasnya.

Krunic Sombong Tidak Dimainkan Milan

Krunic Sombong Tidak Dimainkan Milan

ligabolaitalia.com Pada artikel kali ini kami akan memberikan artikel mengenai  Krunic Sombong Tidak Dimainkan Milan. Berikut ini artikel yang memberikan ulasan dan pembahasan mengenai Krunic Sombong Tidak Dimainkan Milan

Gelandang AC Milan Rade Krunic mengatakan bahwa Rossoneri maupun para Milanisti saat ini belum melihat kemampuannya yang sebenarnya.Krunic dibeli oleh AC Milan pada musim panas 2019 kemarin. Ia dicomot dari Empoli dengan harga sekitar delapan juta Euro.Rekan setimnya di klub tersebut yakni Ismael Bennacer, juga direkrut ke San Siro pada jendela transfer tersebut. Namun Bennacer lebih sering dimainkan ketimbang Krunic.Sejauh ini, Krunic baru dimainkan sebanyak enam kali saja oleh AC Milan. Ia lebih sering mendapat waktu bermain di era Stefano Pioli dibanding era Marco Giampaolo.

Asah Performa
Rade Krunic kemudian angkat bicara soal situasinya tersebut. Pemain berusia 26 tahun tersebut mengatakan bahwa saat ini ia baru mengeluarkan sedikit kemampuannya.Namun Krunic menegaskan performanya pasti akan meningkat seiring waktu. “Anda belum melihat Krunic yang sebenarnya,” serunya pada Milan TV.”Seiring waktu, saya akan tampil makin bagus. Tapi hal yang paling penting adalah tim ini juga tampil semakin baik,” ujar Krunic

Baca Juga : Rasa Kekeluargaan Juventus Dijaga Dengan Ferari

Mirip Kevin De Bruyne
Sebelumnya, Rade Krunic menyebut dirinya memiliki karakteristik yang sama dengan bintang Manchester City, Kevin De Bruyne.”Saya gelandang modern. Saya bergerak di kedua sisi lapangan. Kalau kata orang Inggris, saya adalah gelandang box to box,” ujar Krunic.”Saya selalu diberitahu bahwa saya sedikit mirip dengan Hamsik. Saya rasa saya lebih teknikal dan saya memiliki kemampuan fisik yang lebih baik,” koarnya.”Idola saya adalah Kaka, tapi ia lebih ke gelandang serang. Saya kerap menyaksikan De Bruyne di Manchester City. Saya rasa kami memiliki karakteristik yang sama,” klaimnya.AC Milan saat ini berada di peringkat 10 klasemen sementara Serie A. Rade Krunic sendiri terakhir kali bermain bagi Rossoneri di laga lawan Parma.

AC Milan Catat Awal Terburuk di Serie A

AC Milan Catat Awal Terburuk di Serie A

Ligabolaitalia.com – AC Milan memulai musim dengan sangat buruk. Sang pelatih, Marco Giampolo, berada di bawah tekanan besar setelah timnya menelan empat kekalahan dari enam pertandingan Serie A sejauh ini – awal terburuk dalam 81 tahun terakhir.

Teranyar, Milan takluk 1-3 dari Fiorentina di San Siro, Senin (30/9/2019) dini hari WIB kemarin. Kekalahan ini jelas menjadi pukulan berat bagi Milan yang sedang berusaha membangun skuad kembali.

Kesulitan Milan jelas menjadi kesulitan pelatih. Posisi Giampaolo tak lagi aman. Dia terbukti tidak bisa lebih baik dari Gennaro Gattuso, tidak ada alasan untuk terus mempertahankannya.

Sejauh ini, pimpinan dan beberapa legenda Milan masih mendukung Giampaolo, tapi bisa jadi situasinya berubah. Baca selengkapnya di bawah ini ya.

Awal Terburuk
Milan memulai musim 2019/20 dengan kekalahan tandang dari Udinese (0-1). Jelas bukan start yang baik.

Setelahnya, mereka bisa menang beruntun atas Brescia dan Verona, masing-masing hanya dengan skor 1-0. Lalu, Rossoneri takluk 0-2 di tangan Inter Milan, menyerah 1-2 di markas Torino, dan teranyar kalah 1-3 dari Fiorentina di San Siro.

Menurut Goal internasional, rentetan hasil buruk itu membuat Milan menyamai rekor terburuk mereka di awal musim, tepat 81 tahun silam.

Minggu (6/10/2019) akhir pekan ini, Milan bakal menyambangi kandang Genoa. Tidak ada alasan, Giampaolo harus bisa membawa timnya menang jika ingin mempertahankan jabatannya.

Baca Juga : Buffon Merasa Puas Pecahkan Rekor Paolo Maldini

Tanggung Jawab
Laju buruk itu jelas membuat tim tertekan, Giampaoli mengakuinya langsung. Namun, dia yakin tidak ada yang salah dengan taktiknya. Hanya perlu waktu sampai Milan benar-benar bangkit, meski perlahan.

“Saya bertanggung jawab penuh, jelas, tetapi saya tetap maju karena saya percaya dengan gagasan saya,” tegas Giampaolo kepada Football Italia.

“Satu hal yang paling mengganggu saya adalah tim kami bermain di San Siro dalam kondisi seakan-akan belum pernah berlatih bersama. Kalah boleh, tapi tidak dengan cara itu.”

“Malam ini [vs Fiorentina], tekanan membuat pemain kesulitan. Kami tegang, tidak bisa bereaksi dengan cepat dan pada akhirnya menjadi korban tekanan itu,” tutupnya.

Dries Mertens Tak Sabar Lawan Incaran Inter Milan

Dries Mertens Tak Sabar Lawan Incaran Inter Milan

Ligabolaitalia.com – Dries Mertens tak sabar lagi ingin melawan incaran raksasa Liga Italia, Inter Milan. Ia ingin Romelu Lukaku segera datang.

Dries Mertens sangat menyambut baik rencana kedatangan striker Manchester United, Romelu Lukaku, ke Inter Milan. Sama-sama memperkuat Timnas Belgia, Mertens tahu betul kemampuan Lukaku diperlukan gelaran Serie A.

Lukaku adalah target teratas Antonio Conte, tapi klub Serie A sejauh ini tidak mampu mencapai kesepakatan dengan United, yang bertahan untuk harga £75.000.000. Conte dilaporkan Mirror berharap Lukaku bisa didapat tepat waktu untuk menghadapi Setan Merah dalam pertandingan ICC pada hari Sabtu.

Striker berusia 26 tahun ini tampaknya tidak menjadi pilihan pertama Ole Gunnar Solskjaer untuk musim baru. Pemain Napoli, Mertens telah menyerukan kepada rekannya untuk segera bergabung dengannya di Serie A.

“Lukaku adalah pemain yang sangat bagus, sudah menjadi salah satu dari lima striker terbaik di Liga Premier,” puji Mertens melalui Sky Sport Italia. “Dia juga masih muda dan bisa belajar banyak di sini. Dia adalah orang yang selalu ingin berkembang, jadi saya yakin dia akan menjadi penandatanganan terbaik untuk Inter.”

Baca Juga : De Ligt Kaget Dengar Kata Sambutan Dari Ronaldo

Inter Milan perlu Romelu Lukaku gantikan Icardi

Kepala Inter Piero Ausilio telah memimpin negosiasi sejauh ini untuk Lukaku tetapi gagal untuk membuat terobosan. Inter hanya membuat tawaran £60.000.000, dengan penawaran lebih lanjut senilai £15.000.000 tergantung pada seberapa sukses pemain.

Inter akan memilih kesepakatan pertukaran pemain untuk Lukaku, atau untuk membayar angsuran, menurut Manchester Evening News. Tapi kubu MU diyakini menginginkan biaya lunas di depan untuk memberikan daya pengeluaran ekstra Solskjaer saat ia memperkuat skuad musim panas ini.

Solskjaer menurunkan penyerang muda Mason Greenwood dan penandatanganan baru Daniel James dalam bentrokan pramusim timnya yang paling baru saat melawan Leeds United. Kedua pemain tersebut dinilai tampil mengesankan disamping penyerang utama, Marcus Rashford.

Conte dianggap masih meraba-raba dengan penundaan rencananya karena tidak termasuk Mauro Icardi dalam skuad perjalanan, menunjukkan bahwa sang pemain bermasalah akan meninggalkan klub musim panas ini. Kedatangan Lukaku akan menjadi harga yang sepadan dari kehilangan Icardi yang memusingkan.

Club Ac Milan Di Kabarkan Naik Peringkat Lima

Club Ac Milan Di Kabarkan Naik Peringkat Lima

Ligabolaitalia.com – Ac milan kali ini sudah sangat membuat pengemarnya bahagia. Di karenakan atas kemenangannya kemarin membuat tim Ac Milan naik ke perigkat lima. Sekarang lawan semakin berat Ac Milan akan berusaha keras agar membawa pulang kemenangan. Berikut ulsan lengkapnya dibawah ini.

Pelatih AC Milan Gennaro Gattuso senang setelah timnya memenangkan kemenangan atas Bologna. Rossoneri menang 2-1 dan memegang kesempatan untuk finis di empat besar. “Kami mendapat poin penting dalam pertandingan melawan Bologna.” Kami bisa mempertahankan harapan kami lolos ke Liga Champions, “kata Gattuso.

“Kami tidak berada dalam kondisi yang bagus. Jadi harus berusaha keras untuk meraih poin maksimal.”

“Para pemain marah kepada saya, karena saya membuat mereka tidak bertemu dengan keluarganya selama lima hari. Jadi saya mint mereka untuk meluapkan kemarahan dalam pertandingan.”

“Kami hanya ingin bermain sederhana dan mengindari kesalahan, itu saja kunci kemenangan AC Milan pada laga tadi,” ungkap Gattuso.

Kemenangan AC Milan atas Bologna membuat mereka naik ke peringkat kelima dengan selisih tiga poin dari Atalanta yang ada di posisi keempat. Rossoneri masih memiliki tiga laga sisa untuk berjuang meraih poin maksimal.

Baca juga : Peluang Besar Tim Arsenal Masuk Final Liga Eropa

Perselisihan dengan Tiemoue Bakayoko
Kemenangan AC Milan atas Bologna diwarnai dengan pertikaian yang terjadi di bangku pemain pengganti Rossoneri. Gattuso sempat bertukar pendapat dengan Tiemoue Bakayoko.

Awalnya, Gattuso meminta Bakoyoko untuk melakukan pemanasan. Namun, pemain tersebut menyikapinya dengn lamban.

Akhirnya, Gattuso memilih untuk memasukkan Jose Mauri untuk menggantikan Lucas Biglia yang mengalami cedera. Hal itu membuat Bakayoko berang.

“Apa yang terjadi di bangku pemain pengganti kami adalah masalah internal AC Milan. Saya akan menyelesaikannya di ruang ganti klub, bukan di depan publik.”

“Kami menggunakan jersey yang terhormat, sudah sepantasnya ia menunjukkan rasa hormat.”

“Seorang pemain boleh saja mengatakan apa pun tentang saya. Namun, mereka harus memiliki rasa hormat untuk rekan setimnya dan menjaga atmosfer di ruang ganti,” ungkap Gattuso.

Pochettino Digoda AC Milan dengan Dana Rp 5,5 Triliun

Pochettino Digoda AC Milan dengan Dana Rp 5,5 Triliun

ligabolaitalia.com – Pochettino Digoda AC Milan dengan Dana Rp 5,5 Triliun, AC Milan dikabarkan tidak main-main terkait ketertarikan dengan Mauricio Pochettino untuk jadi pelatih baru musim depan. Bahkan, Milan menjanjikan dana transfer dalam jumlah besar jika dia bersedia bergabung.

Milan dikabarkan mulai tidak puas dengan kinerja Gennaro Gattuso sebagai pelatih tim utama. Gattuso dinilai tidak mampu memberikan perkembangan yang signifikan di skuat Milan.

Rossoneri kini sedang berjuang untuk posisi empat besar klasemen Serie A agar bisa lolos ke Liga Champions musim depan. Jika target ini gagal, maka bukan tidak mungkin pelatih berusia 41 tahun akan kehilangan jabatannya.

Baca juga : Lawan Lazio Adalah Final ke Liga Champions

Janjikan Rp 5,5 Triliun
Pochettino terbilang sukses bersama tim yang dilatihnya, meskipun belum memberi gelar juara. Pria asal Argentina mampu mengoptimalkan potensi yang dimiliki oleh tim. Selain itu, dia juga punya keahlian mengorbitkan pemain jadi bintang.

Pada era kepelatihannya, Tottenham mampu jadi penghuni papan atas klasemen Premier League. The Lily White juga mampu bersaing di Liga Champions. Capaian ini yang membuat banyak klub ingin memakai jasanya.

Dikutip dari The Mirror, AC Milan menjadi salah satu klub yang tertarik pada keahlian Pochettino meracik taktik. Milan pun siap memberikan tawaran yang menggiurkan, termasuk dana transfer untuk membangun tim.

Jika bersedia bergabung ke Milan, maka Pochettino akan mendapatkan dana transfer senilai 300 juta pounds. Dana dengan nilai konversi Rp 5,5 triliun tersebut bisa dipakai oleh Pochettino untuk membeli pemain baru di bursa transfer musim panas.

Tebusan Mahal
Pochettino masih punya kontrak dengan Tottenham hingga tahun 2023 yang akan datang. Artinya, jika memang Milan ingin mendatangkan manajer berusia 56 tahun, maka mereka harus menebus nilai dalam kontraknya.

Milan harus membayar 40 juta euro untuk bisa menebus kontrak Pochettino bersama Tottenham. Dana tersebut akan makin membengkak lagi. Sebab, dana itu belum termasuk yang akan dikeluarkan untuk mengontrak Pochettino.

Sementara itu, Pochettino diyakini masih cukup betah berada di London Utara. Eks pelatih Espanyol tersebut kini sedang memimpin proyek penting dari klub, yang baru saja membangun stadion baru dengan kapasitas 62.000 penonton.

Lawan Lazio Adalah Final ke Liga Champions

Lawan Lazio Adalah Final ke Liga Champions

ligabolaitalia.com – Lawan Lazio Adalah Final ke Liga Champions, Pelatih AC Milan, Gennaro Gattuso, tidak ingin timnya kembali meraih hasil buruk di laga melawan Lazio. Bahkan, menurut Gattuso, laga tersebut akan menjadi laga final untuk berebut jatah lolos ke Liga Champions.

Milan akan berjumpa Lazio pada pekan ke-32 Serie A, Minggu (14/4/2019) di San Siro. Jelang laga ini, Milan tidak sedang berada dalam kondisi terbaiknya. Sudah empat laga dilalui Milan tanpa memetik kemenangan.

Posisi Milan di klasemen sementara Serie A pun mulai goyah. Jika semula Rossoneri aman di posisi empat besar, maka posisi itu kini menjadi rawan. Ada Atalanta yang bersiap menggusur jika Milan meraih hasil buruk lagi.

Baca juga : Luciano Acosta Tersanjung Diminati Manchester United

Ibarat Laga Final
Saat ini AC Milan masih berada di posisi empat besar klasemen Serie A, hingga pekan ke-31. Alessio Romagnoli dan kolega mengumpulkan 52 poin. Jumlah poin tersebut sama dengan yang diraih oleh Atalanta. Jadi, posisi Milan cukup rawan tergusur.

Karena alasan tersebut Gattuso tidak ingin Milan kembali kalah saat berjumpa Lazio. “Melawan Lazio itu akan menjadi laga final. Jika kami ingin lolos ke Liga Champions, kami tidak boleh kalah,” ucap Gattuso dikutip dari Football Italia.

“Kami membutuhkan poin maksimal,” sambung pelatih berusia 41 tahun tersebut.

Sama seperti Milan, Lazio juga tidak sedang dalam performa terbaiknya. Dalam dua laga terakhir, Lazio hanya mendapat satu poin saja. Namun, performa Milan yang hanya mendapat satu poin dari empat laga tentu lebih mengkhawatirkan.

“Terlalu banyak kesalahan terjadi, tapi kami harus fokus pada permainan kami sendiri. Kami terkadang dihukum karena kesalahan kami sendiri. Tapi, kami tidak bisa jadikan itu alasan, baik itu saya atau pemain saya,” tandasnya.

Bertumpu Pada Krzysztof Piatek
Dalam situasi yang sulit, Gattuso tentu saja berharap agar pemainnya mampu tampil apik dan memberikan kemenangan pada tim. Dan, harapan itu dibebankan pada sosok Krzysztof Piatek. Gattuso ingin Piatek mencetak gol lagi ke gawang Lazio.

“Bukan berarti bahwa yang lain tidak berjalan dengan baik. Krzysztof Piatek baik-baik saja. Saya harap dia bisa menyelesaikan musim ini dengan gelar pencetak gol terbanyak,” ucap Gattuso.

“Tetapi, agar itu bisa terwujud, seluruh tim ini harus berlari. Kami membutuhkan semua orang, termasuk para pemain bertahan dan gelandang,” tandas mantan penggawa timnas Italia tersebut.